Update Kebakaran TPA Jatiwaringin: Api Belum Padam, Petugas Terkepung Asap

Kabupaten Tangerang — Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, masih berkobar hingga Rabu (1/7) sore. Api belum menunjukkan tanda-tanda akan padam, seme

Jul 08, 2026 - 05:06
0 0
Update Kebakaran TPA Jatiwaringin: Api Belum Padam, Petugas Terkepung Asap

Kabupaten Tangerang — Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, masih berkobar hingga Rabu (1/7) sore. Api belum menunjukkan tanda-tanda akan padam, sementara petugas pemadam kebakaran harus berjuang di tengah kepungan asap tebal yang menyulitkan proses pemadaman.

Berdasarkan laporan yang dihimpun Terdepan.id, titik api utama terkonsentrasi di bagian tengah area TPA. Lokasi ini sulit dijangkau oleh petugas darat, sehingga penanganan melalui jalur darat menjadi terbatas. Hingga sore ini, belum ada perluasan titik api yang signifikan, namun potensi pergerakan api tetap menjadi perhatian serius mengingat volume sampah yang menggunung dan kondisi angin di sekitar lokasi.

"Untuk titik api sudah tidak ada perluasan, cuma untuk posisi yang di tengah tidak terjangkau oleh anggota, jadi pemadaman menggunakan unit helikopter," jelas petugas call center Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tangerang saat dikonfirmasi Terdepan.id melalui sambungan telepon pukul 18.00 WIB.

Sebanyak 10 unit armada pemadam kebakaran telah diterjunkan ke lokasi bencana. Namun, karakteristik kebakaran di TPA sangat berbeda dengan kebakaran biasa. Api yang menyala di tumpukan sampah organik dan anorganik sering kali bersarang di lapisan dalam, menimbulkan bara api yang sulit dideteksi dan asap pekat yang mengandung gas berbahaya seperti metana. Hal inilah yang membuat proses pendinginan dan pemadaman menjadi sangat kompleks.

Untuk mengatasi keterbatasan akses, operasi pemadaman kini turut dibantu oleh helikopter water bombing yang dikerahkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Helikopter tersebut melakukan penyiraman air dari udara secara berulang di titik-titik api yang tidak dapat dijangkau oleh selang pemadam. Koordinasi antara tim darat dan udara terus diintensifkan guna memaksimalkan upaya pemadaman dan mencegah api kembali meluas ke area lain.

Petugas di lapangan dilaporkan menghadapi tantangan serius berupa kepungan asap. Asap tebal tidak hanya membatasi jarak pandang, tetapi juga menimbulkan risiko gangguan pernapasan bagi personel yang bertugas. Kondisi ini memaksa sebagian tim untuk diposisikan di titik aman yang tetap memungkinkan mereka mengontrol genangan air di sekitar lokasi kebakaran. Belum ada laporan korban jiwa atau luka berat di kalangan petugas, namun kelelahan di lapangan menjadi perhatian utama.

TPA Jatiwaringin menjadi salah satu tempat pembuangan utama di wilayah Kabupaten Tangerang. Kebakaran TPA sering kali dipicu oleh suhu panas, tekanan gas dari tumpukan sampah yang tidak terkelola, atau puntung rokok yang dibuang sembarangan. Peristiwa serupa bukan kali pertama terjadi; historis kebakaran di TPA menunjukkan bahwa penanganan kebakaran sampah memerlukan waktu hingga berhari-hari karena api dapat menyala di dalam gundukan sampah tanpa terlihat di permukaan.

Warga di sekitar area diminta untuk mewaspadai penyebaran asap. Dampak asap hitam dan abu yang terbawa angin dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan. Hingga berita ini ditulis, proses pemadaman masih terus berlangsung dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk relawan dan instansi terkait yang berupaya memutus rantai kebakaran di titik terdalam TPA Jatiwaringin.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fahmi-reza

Reporter Startup. Reporter startup dan ekosistem pendanaan.

Comments (0)

User