Prabowo Bakal Luncurkan Program B50 1 Juli

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meluncurkan program B50, yaitu bahan bakar minyak (BBM) jenis baru berupa campuran solar dengan minyak sawit sebesar 50%, pada 1 Juli mendatang. Rencan

Jul 08, 2026 - 06:11
0 0
Prabowo Bakal Luncurkan Program B50 1 Juli

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meluncurkan program B50, yaitu bahan bakar minyak (BBM) jenis baru berupa campuran solar dengan minyak sawit sebesar 50%, pada 1 Juli mendatang. Rencana ini diungkapkan langsung oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Laode Sulaeman, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (26/6/2026). Menurut Laode, peluncuran akan dilakukan oleh Presiden Prabowo secara resmi.

"B50, berdasarkan informasi terakhir yang kami terima, itu nanti akan dilaunching oleh Pak Presiden sendiri. Rencananya sih tanggal 1 Juli," ujar Laode kepada awak media, termasuk Terdepan.id.

Program B50 merupakan kelanjutan dari kebijakan biodiesel nasional yang sebelumnya telah menerapkan campuran solar dengan minyak sawit dalam kadar 20% dan 30%. Dengan meningkatnya persentase minyak sawit menjadi 50%, pemerintah berharap dapat mengurangi ketergantungan pada impor solar secara drastis, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Indonesia untuk menggunakan energi terbarukan dan mengurangi emisi gas rumah kaca.

Laode menjelaskan bahwa persiapan teknis dan infrastruktur untuk peluncuran B50 telah rampung. "Kami sudah melakukan uji coba di berbagai stasiun pengisian dan hasilnya memuaskan. Insya Allah, 1 Juli nanti siap diluncurkan oleh Bapak Presiden," tambahnya. Ia juga memastikan standar kualitas B50 telah terpenuhi sehingga aman digunakan untuk seluruh kendaraan diesel tanpa perlu modifikasi mesin.

Peluncuran B50 diyakini akan memberikan dampak positif yang signifikan, baik dari segi ekonomi maupun lingkungan. Sektor kelapa sawit sebagai komoditas andalan Indonesia diharapkan akan semakin bergairah, menciptakan lapangan kerja baru, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Di sisi lain, penggunaan B50 dapat mengurangi emisi karbon secara signifikan, membantu Indonesia mencapai target pengurangan emisi sesuai dengan perjanjian iklim internasional.

Masyarakat pun diimbau untuk mendukung program ini demi terciptanya energi yang lebih bersih, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Dengan peluncuran B50, Indonesia kian memantapkan posisinya sebagai negara terdepan dalam penerapan energi nabati di dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
olivia-hartono

Reporter Pasar Modal. Reporter saham, obligasi, dan emiten.

Comments (0)

User