Taruna Akmil Akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama

Jakarta – Kolaborasi antara Kementerian Sosial (Kemensos) dan TNI akan menghadirkan wajah baru dalam pembinaan siswa Sekolah Rakyat. Sebanyak sekitar 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) tingkat

Jul 08, 2026 - 05:17
0 0
Taruna Akmil Akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama

Jakarta – Kolaborasi antara Kementerian Sosial (Kemensos) dan TNI akan menghadirkan wajah baru dalam pembinaan siswa Sekolah Rakyat. Sebanyak sekitar 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) tingkat I dan II disiapkan untuk diterjunkan ke 178 titik lokasi sekolah guna memberikan pendampingan hidup di asrama. Program bimbingan keasramaan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 3 hingga 8 Agustus 2026.

Kehadiran para taruna bukan dimaksudkan untuk mengambil alih peran guru di kelas, melainkan untuk membekali para siswa dengan keterampilan kemandirian dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan asrama. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menekankan bahwa program ini bersifat pendampingan praktis yang menyasar aspek-aspek dasar pembentukan karakter.

"Program ini hanya berlangsung selama lima hari, mulai 3 hingga 8 Agustus. Tujuannya membantu anak-anak yang tinggal di asrama agar lebih mandiri. Mereka akan dibimbing melakukan hal-hal sederhana, seperti merapikan lemari, merapikan tempat tidur, hingga membiasakan kerapian dalam berseragam," ujar Agus Jabo dalam keterangan yang diterima Terdepan.id, Senin (29/6/2026).

Dengan melibatkan taruna yang telah menempuh pendidikan dasar kemiliteran, diharapkan para siswa dapat menyerap nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan keteraturan. Materi bimbingan difokuskan pada keterampilan yang mungkin terlihat sepele namun esensial dalam membangun rutinitas positif: mulai dari cara menata tempat tidur yang rapi, mengatur lemari pakaian, hingga menjaga kerapian seragam sekolah. Pendekatan ini diyakini mampu menumbuhkan rasa percaya diri siswa sekaligus membentuk kebiasaan yang akan mereka bawa hingga dewasa.

Program kolaboratif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekosistem Sekolah Rakyat sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mengedepankan aspek akademik, tetapi juga pembinaan karakter siswa. Selama lima hari pelaksanaan, para taruna akan tinggal dan berinteraksi langsung dengan siswa di asrama, menciptakan suasana belajar yang berbeda dari rutinitas kelas pada umumnya.

Kemensos memastikan bahwa seluruh kegiatan telah dikoordinasikan dengan pihak TNI dan pengelola Sekolah Rakyat agar berjalan sesuai protokol yang aman dan nyaman bagi siswa. Keberadaan taruna diharapkan menjadi figur teladan yang mampu memotivasi siswa untuk lebih giat menjaga kebersihan, kerapian, dan kedisiplinan diri—nilai-nilai yang sangat diperlukan dalam kehidupan bersama di asrama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lidia-susanto

Editor Ekonomi Digital. Editor transformasi digital dan ekonomi digital.

Comments (0)

User