Paris, Terdepan.id — Tragedi penerbangan mengguncang Prancis timur pada Minggu (28/6/2026) ketika sebuah pesawat ring
Sebelas orang yang berada di dalam pesawat dinyatakan tewas di lokasi kejadian, menjadikan insiden ini sebagai kecelakaan penerbangan umum paling mematikan yang pernah tercatat di negara tersebut.
Sebelas orang yang berada di dalam pesawat dinyatakan tewas di lokasi kejadian, menjadikan insiden ini sebagai kecelakaan penerbangan umum paling mematikan yang pernah tercatat di negara tersebut.
Detik-Detik Jatuhnya Pesawat
Menurut laporan yang dihimpun Terdepan.id dari otoritas penerbangan sipil Prancis (DGAC), pesawat yang dioperasikan oleh klub terjun payung lokal itu lepas landas dari sebuah lapangan terbang kecil di Tomblaine sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Beberapa menit setelah mengudara, pesawat mengalami masalah teknis yang mengakibatkan kehilangan ketinggian secara drastis sebelum akhirnya menghantam tanah di area terbuka tak jauh dari landasan.
“Ini adalah hari yang kelam bagi dunia penerbangan umum Prancis. Seluruh 11 penumpang, termasuk pilot dan instruktur terjun payung, tidak berhasil diselamatkan,” ujar juru bicara DGAC dalam keterangan resmi yang dikutip Terdepan.id.
Tidak Ada Kerusakan pada Pemukiman
Beruntung, lokasi jatuhnya pesawat berada di lahan kosong yang jauh dari permukiman penduduk. Tim pemadam kebakaran dan layanan darurat tiba dalam waktu singkat untuk memadamkan api kecil yang muncul dari puing pesawat dan melakukan evakuasi korban. Tidak ada laporan mengenai warga sipil yang terluka akibat peristiwa tersebut.
Investigasi Segera Diluncurkan
Biro Investigasi dan Analisis untuk Keselamatan Penerbangan Sipil Prancis (BEA) telah mengirimkan tim penyelidik ke Tomblaine untuk mengumpulkan data dari kotak hitam dan puing-puing pesawat. Meskipun penyebab pasti kecelakaan masih belum diketahui, sumber di lingkungan otoritas penerbangan menyebutkan bahwa faktor cuaca kemungkinan kecil menjadi pemicu, karena kondisi langit cerah sepanjang sore itu.
Kecelakaan ini mematahkan rekor kelam sebelumnya yang terjadi pada tahun 1999, ketika sebuah pesawat pariwisata jatuh di Pegunungan Alpen Prancis dan menewaskan 10 orang. Para pejabat setempat menyatakan duka mendalam dan menjanjikan transparansi penuh dalam proses investigasi.
Komunitas terjun payung Prancis pun berduka. Sejumlah klub olahraga udara di berbagai kota mengibarkan bendera setengah tiang sebagai penghormatan bagi para korban.
Terdepan.id akan terus memantau perkembangan investigasi dan memberikan informasi terkini seputar tragedi di Tomblaine ini.
Comments (0)