Dubes RI di Teheran Tak Dapat Akses ke Area Persemayaman Ali Khamenei, Menlu Buka Suara

Terdepan.id, Jakarta - Momen kehadiran Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, dalam prosesi penghormatan terakhir bagi mendiang Ayatollah Ali Khamenei di Teheran menuai per

Jul 08, 2026 - 04:27
0 0
Dubes RI di Teheran Tak Dapat Akses ke Area Persemayaman Ali Khamenei, Menlu Buka Suara

Terdepan.id, Jakarta - Momen kehadiran Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, dalam prosesi penghormatan terakhir bagi mendiang Ayatollah Ali Khamenei di Teheran menuai perhatian publik. Pasalnya, diplomat senior tersebut tidak mendapatkan akses untuk memasuki area utama persemayaman di Grand Mosalla Teheran. Menteri Luar Negeri Sugiono akhirnya memberikan klarifikasi terkait kejadian tersebut.

Menurut Sugiono, Pemerintah Indonesia secara resmi telah menerima undangan untuk menghadiri upacara penghormatan mantan Pemimpin Tertinggi Iran itu. Ia menegaskan bahwa sejak awal Indonesia tidak merencanakan pengiriman utusan khusus dari Jakarta untuk menghadiri acara kenegaraan tersebut. Keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek teknis yang berkembang di lapangan.

"Jadi kita menerima pemberitahuan atau undangan mengenai acara tersebut. Dan pada saat itu, kita juga sudah mengatakan bahwa yang mewakili Pemerintah Indonesia adalah duta besar Indonesia yang ada di Iran," ungkap Sugiono saat ditemui media kami di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Keterbatasan akses yang dialami Duta Besar Rolliansyah Soemirat di Grand Mosalla Teheran diduga kuat berkaitan dengan protokol ketat yang diberlakukan oleh otoritas setempat selama prosesi penghormatan berlangsung. Acara yang dihadiri oleh sejumlah kepala negara dan delegasi tingkat tinggi itu memang menerapkan pengaturan akses berlapis, menyesuaikan dengan status dan level representasi masing-masing negara peserta.

Penunjukan duta besar sebagai perwakilan resmi, alih-alih mengirim utusan khusus setingkat menteri, merupakan praktik yang lazim dalam diplomasi internasional ketika pemerintah pusat menghadapi kendala teknis dan logistik. Sugiono tidak memerinci lebih jauh apa yang dimaksud dengan pertimbangan teknis tersebut, namun sumber di Kementerian Luar Negeri menyebutkan bahwa koordinasi jadwal dan dinamika politik di kawasan menjadi faktor penentu.

Hubungan bilateral Indonesia-Iran selama ini terjalin cukup erat, khususnya dalam kerangka kerja sama negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim dan forum-forum multilateral. Meninggalnya Ali Khamenei, figur yang memegang kendali tertinggi Iran selama lebih dari tiga dekade, menjadi momentum penting yang turut disikapi hati-hati oleh Jakarta melalui kehadiran diplomatik yang proporsional.

Dubes Rolliansyah Soemirat sendiri dikenal sebagai diplomat karier yang telah menangani berbagai isu kawasan Timur Tengah. Penugasannya di Teheran menjadi titik penting dalam menjaga jalur komunikasi tetap terbuka di tengah situasi transisi kepemimpinan di Republik Islam tersebut.

Pihak Kementerian Luar Negeri hingga berita ini diturunkan belum mengeluarkan pernyataan resmi tambahan. Langkah diplomasi yang diambil Indonesia dinilai tetap menghormati prosesi kenegaraan Iran sambil memperhitungkan dinamika teknis dan kebijakan luar negeri yang bebas aktif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fahmi-reza

Reporter Startup. Reporter startup dan ekosistem pendanaan.

Comments (0)

User