Beredar Rumor Trump Batasi Serangan Israel di Lebanon, Netanyahu: Itu Dongeng dan Berita Palsu

Tel Aviv - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan tegas membantah rumor yang menyebutkan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah memberikan pembatasan terhadap operasi milite

Jul 08, 2026 - 04:48
0 0
Beredar Rumor Trump Batasi Serangan Israel di Lebanon, Netanyahu: Itu Dongeng dan Berita Palsu

Tel Aviv - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan tegas membantah rumor yang menyebutkan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah memberikan pembatasan terhadap operasi militer Israel di Lebanon. Dalam pernyataan terbarunya, Netanyahu menyebut laporan yang beredar di media massa tersebut tidak berdasar dan merupakan sebuah kebohongan besar.

Netanyahu menyampaikan bantahan keras ini dalam rapat mingguan kabinet yang digelar pada Minggu (5/7) waktu setempat. Ia merespons berbagai pemberitaan yang ramai diperbincangkan publik, terutama di platform media sosial dan sejumlah media internasional, yang mengklaim adanya friksi antara Tel Aviv dan Washington terkait skala serangan ke Lebanon.

"Saya mendengar kabar di media yang menyebutkan bahwa Presiden Trump meminta agar tidak ada tindakan terhadap terowongan teror di Lebanon. Itu hanyalah dongeng, berita palsu," kata Netanyahu dalam rapat kabinet, seperti dikutip dari laporan Anadolu Agency, Senin (6/7/2026).

Selama ini, militer Israel memang gencar melancarkan operasi militer di Lebanon selatan dengan dalih menargetkan jaringan terowongan dan infrastruktur milik kelompok Hizbullah, yang mendapatkan dukungan penuh dari Iran. Israel mengklaim bahwa jaringan terowongan ini digunakan oleh Hizbullah untuk menyelundupkan senjata dan personel, serta berpotensi menjadi jalur infiltrasi ke wilayah Israel utara.

Rumor mengenai pembatasan yang diberikan oleh Trump muncul di tengah dinamika hubungan kedua negara yang belakangan kembali menjadi sorotan. Meskipun pemerintahan Trump dikenal memiliki kedekatan kuat dengan Netanyahu, terutama selama masa jabatan pertamanya, sejumlah analis menduga adanya perbedaan pandangan soal taktik dan strategi militer di kawasan.

Dalam beberapa pekan terakhir, Israel meningkatkan intensitas serangan udara dan operasi darat terbatas ke Lebanon. Langkah ini memicu respons keras dari Hizbullah dan menuai kecaman dari sejumlah negara Arab serta organisasi internasional. Namun Netanyahu menegaskan bahwa operasi tersebut akan terus berlanjut sesuai dengan kepentingan keamanan nasional Israel, tanpa intervensi dari pihak manapun, termasuk AS.

Sayangnya, pihak Gedung Putih belum memberikan pernyataan resmi terkait kebenaran rumor tersebut. Namun sumber-sumber diplomatik yang dilansir oleh Terdepan.id mengindikasikan bahwa komunikasi antara kedua negara tetap berjalan intensif, khususnya menyangkut koordinasi keamanan di perbatasan Israel-Lebanon.

Netanyahu menutup pernyataannya dengan menegaskan kembali bahwa hubungan AS-Israel berada dalam kondisi solid dan tidak ada perubahan fundamental dalam kebijakan dukungan Washington terhadap hak Israel untuk mempertahankan diri. "Kami memiliki hubungan yang sangat kuat dengan pemerintahan Presiden Trump. Tidak ada yang berubah," ucapnya singkat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fahmi-reza

Reporter Startup. Reporter startup dan ekosistem pendanaan.

Comments (0)

User