Pramono Ungkap Transaksi Saat HUT Jakarta Tembus Rp 2,4 T, Mayoritas Pakai QRIS

Jakarta, Terdepan.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan perputaran uang selama perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta mencapai angka fantastis, yakni Rp 2,4 triliun. Ma

Jul 08, 2026 - 04:34
0 0
Pramono Ungkap Transaksi Saat HUT Jakarta Tembus Rp 2,4 T, Mayoritas Pakai QRIS

Jakarta, Terdepan.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan perputaran uang selama perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta mencapai angka fantastis, yakni Rp 2,4 triliun. Mayoritas transaksi tersebut tercatat dilakukan secara nontunai melalui sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Pengungkapan ini disampaikan Pramono saat membuka Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (4/7/2026).

“Kemarin, ketika kita mengadakan ulang tahun, saya mendapatkan data terakhir transaksi pada hari itu Rp 2,4 triliun,” ujar Pramono di hadapan peserta festival.

Menurut Pramono, realisasi transaksi sebesar itu membuktikan bahwa kebijakan yang diambil Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta efektif dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Salah satu kebijakan kunci yang mendongkrak aktivitas ekonomi tersebut adalah penggratisan layanan transportasi publik serta pembebasan tiket masuk di berbagai destinasi wisata milik Pemprov DKI selama momen HUT Jakarta.

Dominasi penggunaan QRIS dalam transaksi sebesar Rp 2,4 triliun itu sekaligus menunjukkan semakin kuatnya pergeseran perilaku masyarakat Jakarta menuju ekosistem pembayaran digital. QRIS, sebagai standar kode QR nasional yang diinisiasi Bank Indonesia, kian menjadi tulang punggung transaksi di berbagai sektor, mulai dari kuliner, fesyen, hingga tiket masuk tempat hiburan dan wisata.

Pramono menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat transformasi digital di ibu kota. Ia memandang perayaan HUT Jakarta bukan sekadar seremoni budaya, melainkan juga momentum mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kerakyatan. “Ini sinyal positif bagi pelaku usaha dan UMKM bahwa kebijakan pemerintah dapat menciptakan dampak ekonomi langsung yang signifikan,” imbuhnya.

Jakarta Kreatif Festival 2026 sendiri menjadi ajang lanjutan untuk memamerkan potensi ekonomi kreatif ibu kota. Ajang ini mempertemukan ribuan pelaku industri kreatif, mulai dari seniman, desainer, musisi, hingga pegiat kuliner, dengan tetap mengutamakan metode transaksi nontunai, khususnya QRIS.

Data transaksi besar selama HUT Jakarta ini diharapkan menjadi tolok ukur kesiapan Jakarta sebagai pusat ekonomi digital nasional. Pemprov DKI, kata Pramono, akan terus mendorong perluasan infrastruktur pembayaran digital hingga ke tingkat komunitas dan usaha mikro.

Secara keseluruhan, perayaan HUT ke-499 Jakarta tidak hanya meninggalkan kesan meriah, tetapi juga dampak ekonomi riil yang terukur sebesar Rp 2,4 triliun—sebagian besar berputar melalui sentuhan kode QR dalam genggaman warga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
suwandi-tan

Editor Bisnis. Editor isu korporasi, M&A, dan sektor riil.

Comments (0)

User