Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 84,2 Persen, OJK: Bukti Reformasi
Jakarta, Terdepan.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), khususnya dalam menjaga stabilitas dan integritas sekt
Jakarta, Terdepan.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), khususnya dalam menjaga stabilitas dan integritas sektor keuangan nasional. Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, yang menilai pencapaian ini sebagai bukti nyata keberhasilan reformasi internal di tubuh Polri.
Menurut Friderica, kepercayaan publik terhadap institusi Polri menunjukkan tren yang sangat menggembirakan. Hal ini tecermin dari hasil survei terbaru Litbang Kompas yang mencatat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri mencapai angka 84,2 persen. Angka tersebut menjadi indikator kuat bahwa upaya pembenahan yang dilakukan Polri selama ini membuahkan hasil yang signifikan.
"Capaian ini menjadi bukti bahwa upaya reformasi serta peningkatan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin dirasakan oleh masyarakat Indonesia," ujar Friderica dalam keterangan resminya, Sabtu (27/6/2026).
Lebih lanjut, Friderica menekankan bahwa sinergi antara OJK dan Polri dalam memberantas kejahatan di sektor jasa keuangan berjalan semakin solid. Kolaborasi ini mencakup penanganan kasus-kasus seperti judi online berkedok investasi, pinjaman online ilegal, serta berbagai praktik penipuan keuangan yang meresahkan masyarakat. Keberhasilan pengungkapan sejumlah kasus besar oleh jajaran Polri turut memperkuat persepsi publik terhadap keseriusan institusi tersebut dalam melindungi kepentingan rakyat.
Reformasi Layanan dan Profesionalisme
Peningkatan kepercayaan publik ini tidak terlepas dari transformasi menyeluruh yang dilakukan Polri, mulai dari perbaikan sistem pelayanan publik hingga penguatan etika dan disiplin personel. Masyarakat kini semakin merasakan kemudahan dalam mengakses layanan kepolisian, baik secara daring maupun luring. Program-program seperti digitalisasi pelaporan dan transparansi penanganan perkara menjadi kunci dalam membangun kembali citra positif Polri di mata publik.
Di sisi lain, OJK melihat bahwa kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum merupakan fondasi penting dalam menciptakan iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi yang sehat. Ketika publik percaya bahwa ada institusi yang akan bertindak tegas terhadap pelanggaran di sektor keuangan, maka stabilitas sistem keuangan nasional akan semakin kokoh.
Dengan capaian ini, Polri diharapkan terus mempertahankan momentum positif yang telah terbangun. Konsistensi dalam menjalankan reformasi dan peningkatan profesionalisme menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab besar ke depan, agar kepercayaan publik yang sudah berada di level tinggi ini semakin mengakar dan berkelanjutan.
Laporan Terdepan.id mencatat, survei Litbang Kompas ini menjadi salah satu tolok ukur independen yang kerap dirujuk untuk menilai persepsi publik terhadap lembaga-lembaga negara. Angka 84,2 persen menempatkan Polri dalam posisi yang semakin diperhitungkan sebagai institusi yang kredibel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Comments (0)