IPO SpaceX Pecahkan Rekor, Cetak Debut dengan Dana Fantastis Rp 1.339 Triliun
Jakarta - Lantai bursa Nasdaq bergemuruh pada Jumat (13/6) ketika perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX, resmi mencatatkan sahamnya untuk pertama kali. Penawaran umum perdana (IPO) ini langsun
Jakarta - Lantai bursa Nasdaq bergemuruh pada Jumat (13/6) ketika perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX, resmi mencatatkan sahamnya untuk pertama kali. Penawaran umum perdana (IPO) ini langsung menciptakan sejarah baru sebagai penggalangan dana terbesar yang pernah terjadi di pasar modal global.
Berdasarkan data pasar yang dihimpun Terdepan.id, saham SpaceX dibuka dengan harga US$ 150 per lembar di bawah kode emiten SPCX. Antusiasme investor meledak sejak menit pertama perdagangan, mendorong perusahaan ini meraup dana segar hingga US$ 75 miliar. Jika dikonversi ke rupiah dengan kurs Rp 17.860 per dolar AS, angka tersebut setara dengan Rp 1.339,5 triliun — sebuah nominal yang belum pernah tersentuh oleh perusahaan mana pun dalam sejarah IPO.
"Pencapaian ini melampaui seluruh ekspektasi pasar. SpaceX bukan hanya menjual saham, tetapi juga visi masa depan umat manusia di luar Bumi," ujar seorang analis pasar modal yang dikutip Terdepan.id.
Sepanjang hari perdagangan, volatilitas saham SpaceX menunjukkan performa yang spektakuler. Harga sempat meroket ke level tertinggi US$ 176,52 per lembar, memberikan keuntungan langsung bagi para investor yang masuk di harga pembukaan. Reli ini menegaskan kepercayaan pasar terhadap prospek bisnis antariksa komersial yang selama ini digawangi oleh perusahaan tersebut.
Volume transaksi juga menjadi sorotan utama. Lebih dari 500 juta saham berpindah tangan hanya dalam satu hari perdagangan. Angka ini mendekati rekor volume debut yang dicatatkan oleh Facebook pada tahun 2012, saat raksasa media sosial itu mencatatkan transaksi sekitar 580 juta saham di hari pertamanya. Perbandingan ini menempatkan SpaceX sejajar dengan salah satu IPO paling legendaris dalam sejarah Wall Street.
Para pelaku pasar menilai kesuksesan IPO ini didorong oleh dominasi SpaceX di industri peluncuran orbital, kontrak pemerintah AS yang berkelanjutan, serta pengembangan proyek ambisius seperti jaringan internet Starlink dan wahana antariksa Starship. Valuasi perusahaan yang telah melonjak dalam beberapa tahun terakhir kini terkonfirmasi melalui respons pasar yang sangat positif.
Dengan torehan ini, SpaceX tidak hanya memperkuat posisinya sebagai perusahaan antariksa swasta paling bernilai di dunia, tetapi juga membuka babak baru bagi industri eksplorasi ruang angkasa komersial secara keseluruhan. Investor ritel dan institusional kini memiliki akses langsung untuk turut serta dalam perjalanan perusahaan yang digadang-gadang akan mewujudkan misi manusia ke Mars dalam dekade mendatang.
Nasdaq sendiri mencatatkan hari bersejarah dengan masuknya SpaceX ke dalam jajaran emiten teknologi terbesar yang diperdagangkan di bursa tersebut. Analis memperkirakan volatilitas saham akan tetap tinggi dalam beberapa pekan ke depan seiring pasar terus mencerna valuasi dan potensi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.
Comments (0)