Kejar Investor, Purbaya Besok Terbang ke China

Jakarta, Terdepan.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dijadwalkan bertolak ke China pada Selasa, 16 Juni 2026. Lawatan tersebut bertujuan menemui sejumlah investor di Negeri Tirai B

Jul 08, 2026 - 06:22
0 0
Kejar Investor, Purbaya Besok Terbang ke China

Jakarta, Terdepan.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dijadwalkan bertolak ke China pada Selasa, 16 Juni 2026. Lawatan tersebut bertujuan menemui sejumlah investor di Negeri Tirai Bambu guna membahas rencana penerbitan surat utang dalam mata uang yuan atau yang dikenal dengan istilah Panda Bond. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi diversifikasi pembiayaan negara di tengah dinamika perekonomian global.

Purbaya mengonfirmasi agenda tersebut saat berada di Gedung DPR, Jakarta, Senin malam (15/6/2026). Dari keterangan singkatnya, pertemuan itu akan fokus pada pemaparan minat investor terhadap instrumen utang berdenominasi yuan yang akan diterbitkan oleh pemerintah Indonesia. Panda Bond sendiri merupakan obligasi yang dijual oleh penerbit asing di pasar modal China dengan denominasi renminbi, menawarkan alternatif sumber pendanaan di luar dolar AS.

"Oh itu ketemu investor dan bahas Panda Bond," ujar Purbaya.

Rencana penerbitan Panda Bond bukan kali pertama bagi Indonesia. Sebelumnya, pemerintah telah sukses menerbitkan obligasi serupa dan memperoleh respons positif dari pasar modal China. Kala itu, instrumen ini diminati karena menawarkan imbal hasil yang menarik di tengah tren suku bunga global yang tertekan. Dengan kembali melirik pasar yuan, pemerintah menunjukkan keseriusan dalam mengelola portofolio utang yang lebih berimbang dan mengurangi ketergantungan pada mata uang tertentu.

Ekonom menilai langkah ini cukup strategis. Selain membuka keran pendanaan dari investor Asia Timur, penerbitan Panda Bond juga menjadi indikator kepercayaan pasar internasional terhadap fundamental ekonomi Indonesia. Apalagi di tengah upaya pemulihan ekonomi pascapandemi, diversifikasi sumber pembiayaan akan memperkuat ketahanan fiskal. Pemerintah pun dikabarkan akan memanfaatkan momentum pemulihan ekonomi China yang mulai menunjukkan geliat konsumsi dan investasi kembali.

Target dana yang akan dihimpun dari penerbitan Panda Bond kali ini masih dirahasiakan. Namun sejumlah analis memperkirakan nilainya bisa mencapai miliaran yuan, mengingat rekam jejak sukses penerbitan sebelumnya. Jika terealisasi, dana tersebut akan dialokasikan untuk membiayai proyek infrastruktur dan program prioritas nasional yang membutuhkan pembiayaan jangka panjang dengan suku bunga kompetitif.

Pertemuan dengan investor di China esok hari diharapkan tidak hanya membahas aspek teknis emisi, tetapi juga memperkuat narasi bahwa Indonesia tetap menjadi destinasi investasi yang menarik. Purbaya pun diagendakan menyampaikan paparan mengenai prospek ekonomi nasional serta stabilitas politik yang kondusif. Dengan pendekatan proaktif ke pasar modal China, pemerintah optimistis bisa memperoleh biaya pendanaan yang lebih efisien dibandingkan penerbitan global bond konvensional.

Pascapertemuan, diharapkan ada kejelasan mengenai jadwal pasti penerbitan, struktur tenor, serta tingkat kupon yang akan ditawarkan. Bila proses berjalan lancar, Indonesia akan semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu penerbit reguler di pasar obligasi yuan, sejajar dengan negara-negara lain yang telah sukses memanfaatkan instrumen serupa. Lawatan Purbaya ini pun menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menggali sumber-sumber pendanaan alternatif yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
grace-winata

Editor Investasi. Editor panduan investasi dan produk finansial.

Comments (0)

User