Jejak Hubungan Trump dan Meloni yang Kini Memanas gegara Foto

Jakarta - Hubungan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengalami pergeseran drastis setelah Trump secara terbuka menyebut Meloni "mengemis" untuk

Jul 06, 2026 - 14:15
0 0
Jejak Hubungan Trump dan Meloni yang Kini Memanas gegara Foto

Jakarta - Hubungan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengalami pergeseran drastis setelah Trump secara terbuka menyebut Meloni "mengemis" untuk berfoto bersamanya. Padahal, keduanya sempat dijuluki "pasangan ideologis" karena kedekatan politik dan saling mengundang di berbagai forum internasional.

Menurut laporan yang dihimpun Terdepan.id dari sejumlah sumber, pernyataan kontroversial itu dilontarkan Trump dalam sebuah wawancara eksklusif dengan stasiun televisi konservatif AS akhir pekan lalu. "Dia (Meloni) benar-benar merengek minta foto. Saya bilang, tenang, kita akan foto, tapi jangan bikin drama," ujar Trump seperti dikutip media tersebut. Rekaman wawancara itu segera viral dan memicu gelombang reaksi di kalangan diplomat Eropa.

Dari Tamu Kehormatan ke Perseteruan

Ketika Trump dilantik untuk periode keduanya pada Januari 2025, Meloni menjadi satu-satunya pemimpin Eropa yang diundang langsung ke Capitol. Sinyal itu dianggap sebagai pengakuan atas keselarasan platform konservatif mereka—keduanya sama-sama vokal soal pembatasan imigrasi, kedaulatan nasional, dan kritik terhadap "birokrasi Brussel". Momen bersejarah itu bahkan ditandai dengan foto bersama di Oval Office yang saat itu disebut-sebut sebagai awal dari aliansi trans-Atlantik baru.

Satu setengah tahun berselang, suasana berubah total. Sumber dari Palazzo Chigi, kantor PM Italia, mengindikasikan bahwa Roma tidak akan tinggal diam. "Komentar semacam itu tidak mencerminkan hubungan setara antarnegara," ujar juru bicara Meloni tanpa menyebut nama Trump secara langsung. Ketegangan ini diperparah oleh kebijakan tarif baru AS yang dinilai merugikan ekspor produk manufaktur Italia, meskipun isu foto menjadi pemicu ledakan emosi di ruang publik.

"Ini bukan sekadar soal foto. Ini tentang martabat seorang pemimpin negara G7 yang diremehkan di panggung global," tulis editorial harian Corriere della Sera yang dikutip Terdepan.id.

Rapuhnya Aliansi Ideologis

Hubungan Trump-Meloni sebetulnya telah menunjukkan retakan sejak awal 2026, ketika Italia menolak bergabung dalam blokade Laut China Selatan yang diusulkan Washington. Di sisi lain, Meloni semakin intens menjalin komunikasi dengan pemimpin moderat Eropa, termasuk Emmanuel Macron dan calon kanselir Jerman, yang dianggap sebagai pengkhianatan oleh lingkaran Trump. Foto yang dimaksud Trump diduga terjadi saat KTT G7 di Bali akhir Mei lalu, di mana Meloni terlihat beberapa kali mendekati pemimpin AS di sela-sela sesi.

Kini, konsekuensi dari perang dingin diplomatik ini mulai terasa. Sejumlah agenda bilateral yang sudah dijadwalkan, termasuk kunjungan Menteri Luar Negeri AS ke Roma, terancam batal. Lebih jauh, pengamat politik melihat ini sebagai titik balik hubungan AS dan Eropa di bawah Trump 2.0, di mana loyalitas personal lebih diutamakan ketimbang kepentingan strategis. "Meloni berjudi dengan mengambil jarak dari Trump. Jika kalkulasinya salah, Italia bisa terisolasi dari poros trans-Atlantik yang baru," kata Prof. Marco Galli dari Universitas LUISS, Roma. Waktu akan membuktikan apakah tingkah laku foto itu hanya awal dari keretakan yang jauh lebih dalam.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
grace-winata

Editor Investasi. Editor panduan investasi dan produk finansial.

Comments (0)

User