Geger Motor Ojol Diangkut Dishub Saat Ambil Orderan Berakhir Damai
Sebuah insiden yang melibatkan pengemudi ojek online (ojol) dan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) sempat memicu perhatian publik setelah viral di media sosial. Motor seorang driver ojol diangkut pet
Sebuah insiden yang melibatkan pengemudi ojek online (ojol) dan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) sempat memicu perhatian publik setelah viral di media sosial. Motor seorang driver ojol diangkut petugas saat ia sedang mengambil pesanan makanan di kawasan Jakarta Timur.
Berdasarkan video yang beredar dan dilaporkan oleh Terdepan.id pada Jumat (19/6), tampak petugas Dishub melakukan operasi penindakan terhadap sejumlah kendaraan yang diparkir tidak pada tempatnya. Salah satu kendaraan yang diangkut adalah motor milik pengemudi ojol yang saat itu ditinggal sebentar untuk mengambil orderan.
Kronologi Kejadian
Dalam rekaman yang tersebar, pengemudi ojol terlihat panik dan berusaha menghalangi petugas. Ia bahkan memanjat mobil operasional Dishub sambil memohon-mohon agar motornya tidak dibawa. Permohonan tersebut muncul karena motor adalah satu-satunya sarana untuk mencari nafkah.
"Pak, saya cuma sebentar ambil pesanan, ini motor satu-satunya buat kerja," ucap pengemudi ojol itu dalam video yang viral.
Petugas Dishub yang bertugas di lokasi tetap menjalankan prosedur penindakan terhadap kendaraan yang melanggar aturan parkir. Namun setelah mediasi singkat di tempat, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan damai.
Penyelesaian Damai
Menurut informasi yang dihimpun Terdepan.id, setelah dilakukan pembicaraan, pengemudi ojol tersebut bersedia mematuhi aturan dan tidak mengulangi kesalahannya. Petugas Dishub pun memberikan keringanan dengan tidak membawa motor tersebut ke pool penyitaan, namun memberikan teguran resmi. Kesepakatan damai ini disaksikan oleh beberapa warga dan rekan sesama driver ojol yang ada di lokasi.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan ketegasan aturan parkir di wilayah Jakarta Timur, sekaligus menunjukkan perlunya empati terhadap pekerja informal yang mengandalkan kendaraannya untuk bertahan hidup. Dishub setempat mengimbau agar semua pengemudi, termasuk ojol, tetap mematuhi rambu dan marka parkir yang berlaku demi kelancaran lalu lintas bersama.
Comments (0)