Tak Ada Penumpang saat Bus TransJ Tabrak Separator Busway di MT Haryono

Jakarta - Sebuah bus TransJakarta mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Halte Cikoko, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, pada Senin pagi (22/6/2026). Armada tersebut menabrak separator beton jalur bu

Jul 06, 2026 - 14:13
0 0
Tak Ada Penumpang saat Bus TransJ Tabrak Separator Busway di MT Haryono

Jakarta - Sebuah bus TransJakarta mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Halte Cikoko, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, pada Senin pagi (22/6/2026). Armada tersebut menabrak separator beton jalur busway saat sedang melaju tanpa membawa penumpang.

Pihak Transjakarta segera memberikan klarifikasi terkait insiden ini. Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, memastikan tidak ada korban luka maupun fatalitas dalam peristiwa tersebut, mengingat bus dalam kondisi kosong saat kecelakaan terjadi.

"Kami pastikan tidak ada pelanggan di dalam bus saat insiden terjadi. Bus menabrak separator beton ketika dalam perjalanan menuju titik awal pelayanan," ujar Ayu Wardhani kepada awak media.

Berdasarkan data yang dihimpun Terdepan.id, kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.50 WIB. Bus tersebut diduga kehilangan kendali saat melintas di ruas jalan yang cukup padat di area MT Haryono. Benturan cukup keras menyebabkan kerusakan pada bagian depan bus serta separator beton yang menjadi pembatas jalur khusus TransJakarta.

Kronologi dan Penanganan Insiden

Tim evakuasi dan petugas Transjakarta bergerak cepat menangani situasi di lokasi kejadian. Proses evakuasi bus yang menabrak separator busway dilaporkan telah rampung sepenuhnya pada pukul 08.20 WIB. Armada yang rusak segera diderek untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di pool.

Pihak operator memastikan bahwa insiden ini tidak berpengaruh signifikan terhadap operasional koridor yang melintasi Jalan MT Haryono. Layanan tetap berjalan normal setelah proses pembersihan jalur selesai dilakukan. Namun demikian, manajemen Transjakarta menyatakan akan melakukan investigasi internal menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Dugaan sementara mengarah pada faktor teknis kendaraan atau kondisi lintasan. Pihak berwenang juga tidak menutup kemungkinan adanya kelalaian prosedural yang perlu dievaluasi. "Keamanan adalah prioritas. Seluruh armada yang akan beroperasi wajib melalui pengecekan rutin. Kasus ini menjadi perhatian serius bagi kami," tambah perwakilan manajemen.

Dengan tegas pihak Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi, meskipun kejadian berlangsung tanpa adanya korban jiwa. Perusahaan juga mengapresiasi respons cepat petugas di lapangan yang berhasil mengevakuasi bus dan memulihkan kondisi lalu lintas dalam waktu singkat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
suwandi-tan

Editor Bisnis. Editor isu korporasi, M&A, dan sektor riil.

Comments (0)

User