Buron Interpol Bos Kresna Life Michael Steven Ditangkap di Maroko!

Setelah bertahun-tahun menjadi buronan, Michael Steven, bos PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life) yang tersandung kasus gagal bayar, akhirnya ditangkap di Maroko. Penangkapan ini merupakan hasil kerj

Jul 06, 2026 - 14:13
0 0
Buron Interpol Bos Kresna Life Michael Steven Ditangkap di Maroko!

Setelah bertahun-tahun menjadi buronan, Michael Steven, bos PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life) yang tersandung kasus gagal bayar, akhirnya ditangkap di Maroko. Penangkapan ini merupakan hasil kerja sama internasional antara otoritas Indonesia dan Kerajaan Maroko. Pria yang selama ini masuk dalam daftar Red Notice Interpol itu kini resmi diekstradisi ke Tanah Air.

Kronologi Penangkapan

Kepolisian Maroko menangkap Michael Steven pada 12 Maret 2026 berdasarkan Red Notice yang diterbitkan Interpol atas permintaan Indonesia. Sekretaris NCB Interpol Divhubinter Polri, Brigjen Untung Widyatmoko, mengungkapkan bahwa proses ekstradisi akhirnya tuntas pada Minggu, 21 Juni 2026.

"Michael Steven ditangkap oleh Kepolisian Maroko pada 12 Maret 2026 berdasarkan permintaan Set NCB Interpol Indonesia. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama Divhubinter Polri dengan Kementerian Hukum RI, Kementerian Luar Negeri RI, Badan Intelijen Negara serta otoritas Kerajaan Maroko," kata Brigjen Untung dalam keterangannya yang dikutip Terdepan.id.

Kasus Gagal Bayar Kresna Life

Kresna Life adalah perusahaan asuransi jiwa yang mengalami gagal bayar klaim polis kepada ribuan pemegang polis sejak beberapa tahun lalu. Michael Steven sebagai pendiri dan pemilik diduga bertanggung jawab atas kerugian tersebut. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut izin usaha Kresna Life, dan proses hukum pun terus berjalan. Michael Steven melarikan diri ke luar negeri dan interpol menerbitkan Red Notice untuknya.

Ribuan nasabah Kresna Life yang dirugikan telah lama menanti keadilan. Dengan penangkapan ini, diharapkan proses hukum bisa dipercepat dan aset yang disembunyikan dapat diungkap. Pemerintah Indonesia melalui berbagai kementerian dan lembaga terus berupaya membawa para buronan kasus kejahatan ekonomi kembali ke tanah air untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kerja Sama Internasional yang Membuahkan Hasil

Penangkapan buronan kelas kakap seperti Michael Steven menunjukkan efektivitas kerja sama Interpol dan hubungan bilateral yang kuat antara Indonesia dan Maroko. Divhubinter Polri bersama Kementerian Hukum, Kementerian Luar Negeri, dan BIN bekerja tanpa lelah melacak keberadaan buronan hingga ke berbagai negara. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi preseden bagi penangkapan buron-buron lainnya yang masih berkeliaran di luar negeri.

Dengan kembalinya Michael Steven ke Indonesia, penyidik dapat melanjutkan proses hukum yang sempat terhenti. Ia akan menghadapi dakwaan tindak pidana di bidang perasuransian dan pencucian uang. Publik pun menunggu transparansi penanganan kasus ini agar keadilan bagi para korban bisa terwujud. Tim Terdepan.id akan terus memantau perkembangan kasus ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
toni-kurniadi

Reporter Fintech. Reporter fintech dan pembayaran digital.

Comments (0)

User