Warga Setuju Jembatan Gembok Cinta Dibangun di Atas Kali Cideng, Berharap Aliran Sungai Kembali Bersih
Jakarta, Terdepan.id – Rencana pembangunan jembatan ‘Gembok Cinta’ di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, mendapat sambutan positif dari warga. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebelumnya
Jakarta, Terdepan.id – Rencana pembangunan jembatan ‘Gembok Cinta’ di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, mendapat sambutan positif dari warga. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebelumnya memastikan bahwa lokasi jembatan ikonik tersebut akan berada di atas Kali Cideng, tepat di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penetapan ini dinilai tepat karena menjauhkan potensi hambatan bagi pejalan kaki di jalur transportasi umum.
Warga sekitar, Kinan (25), mengaku lega setelah mengetahui jembatan tidak akan dibangun di atas jembatan penyeberangan orang (JPO) yang sehari-hari digunakan pengguna Transjakarta dan LRT. Ia menilai, penempatan di atas aliran Kali Cideng merupakan solusi paling logis agar tidak mengganggu mobilitas warga.
“Iya, soalnya kayaknya nanti kalau di atas JPO, kayaknya ganggu orang ya yang mau naik TJ (Transjakarta) atau LRT. Jadi udah bagus sih kalau emang rencananya di sungai ini,” kata Kinan saat ditemui wartawan Terdepan.id di Jalan HR Rasuna Said, Minggu (5/7/2026).
Kinan menambahkan, konsep jembatan yang akan dihiasi ribuan gembok dari pasangan kekasih ini mengingatkannya pada destinasi serupa di luar negeri. Harapannya, jembatan Gembok Cinta di Kali Cideng dapat menjadi ruang publik baru yang romantis, sekaligus memantik perhatian pemerintah untuk membersihkan sungai di bawahnya. Selama ini, Kali Cideng kerap dipersepsikan sebagai sungai dengan aliran air yang kurang jernih. Warga berharap, dengan adanya jembatan ini, aliran sungai akan ditata dan dijaga kebersihannya secara berkelanjutan.
Rencana pembangunan jembatan Gembok Cinta sendiri merupakan bagian dari program revitalisasi kawasan yang digagas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Selain menjadi daya tarik wisata baru, jembatan ini diharapkan mampu mengubah wajah Kali Cideng menjadi lebih hidup dan terawat. Sejumlah kota dunia seperti Paris dan Seoul telah lebih dulu memiliki jembatan serupa, yang kemudian menjadi ikon wisata sekaligus simbol kasih sayang. Jakarta tampaknya ingin menghadirkan suasana serupa dengan sentuhan lokal.
Selain Kinan, warga lain yang melintas di sekitar lokasi juga menyambut antusias. Mereka berharap pembangunan tidak hanya berfokus pada struktur jembatan, tetapi juga pada penataan bantaran kali agar lebih layak untuk dikunjungi. Penambahan lampu hias, area duduk, serta vegetasi di sekitar jembatan disebut-sebut akan membuat tempat ini semakin menarik, terutama saat malam hari.
Pemerintah daerah sendiri belum mengumumkan secara rinci kapan pembangunan akan dimulai. Namun, dengan adanya titik lokasi yang sudah disepakati, warga optimistis proyek ini akan segera terwujud. Jembatan Gembok Cinta di atas Kali Cideng bukan hanya sekadar tempat wisata, melainkan juga simbol harapan warga akan lingkungan sungai yang lebih baik di tengah hiruk-pikuk Jakarta.
Comments (0)