Tanpa Mojtaba, 3 Putra Ali Khamenei Hadiri Upacara Pemakaman di Teheran

Teheran, Terdepan.id — Sebuah pemandangan kontras mewarnai upacara pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang digelar di ibu kota Teheran. Di tengah ribuan pelayat yang

Jul 08, 2026 - 04:32
0 0
Tanpa Mojtaba, 3 Putra Ali Khamenei Hadiri Upacara Pemakaman di Teheran

Teheran, Terdepan.id — Sebuah pemandangan kontras mewarnai upacara pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang digelar di ibu kota Teheran. Di tengah ribuan pelayat yang memadati lokasi, tiga putra sang almarhum tampak hadir secara langsung untuk memberikan penghormatan terakhir. Namun, sosok krusial yang selama ini digadang-gadang sebagai penerus takhta politik Iran, Mojtaba Khamenei, justru absen dari prosesi kenegaraan tersebut.

Laporan yang dihimpun Terdepan.id dari sumber-sumber di kawasan Timur Tengah menyebutkan bahwa ketiga putra Khamenei yang hadir adalah Masoud, Meysam, dan Mostafa. Kehadiran mereka seolah menjadi simbol legitimasi keluarga di mata publik Iran. Momen salat jenazah yang diimami para ulama senior itu juga dihadiri oleh Komandan senior Garda Revolusi Iran (IRGC), Ahmad Vahidi. Kehadiran petinggi militer ini mempertegas dimensi keamanan dan kekuasaan yang menyelimuti upacara tersebut.

Absennya Mojtaba bukanlah suatu kebetulan. Sumber-sumber keamanan di Teheran yang enggan disebutkan namanya mengonfirmasi kepada media lokal bahwa ketidakhadiran itu murni karena evaluasi risiko tinggi. Ancaman pembunuhan yang disuarakan secara terbuka oleh pejabat Israel dalam beberapa pekan terakhir menjadi alibi utama. Tel Aviv memang terang-terangan menyebut nama Mojtaba sebagai target potensial, menganggapnya sebagai arsitek utama kebijakan anti-Israel yang akan dilanjutkan pasca-Ali Khamenei.

"Kami tidak bisa mempertaruhkan segalanya. Musuh telah menyatakan targetnya, dan kami wajib melindungi penerus revolusi ini," demikian analisis yang dirangkum dari narasi pejabat keamanan Iran yang dikutip media pro-pemerintah.

Keputusan ini menandai babak baru dalam dinamika keamanan politik Iran. Mojtaba Khamenei tidak lagi sekadar figur bayangan, melainkan aset paling berharga yang harus dilindungi dari ancaman proksi maupun operasi intelijen asing.

Mojtaba Khamenei sendiri adalah sosok ulama berjubah abu-abu yang selama bertahun-tahun beroperasi di balik layar politik Teheran. Ia memegang kendali signifikan atas Basij, jaringan milisi kerakyatan yang fanatik, dan memiliki hubungan dekat dengan sektor-selter ekonomi IRGC. Absennya ia dari pemakaman sang ayah justru membenarkan spekulasi lama bahwa ia adalah pewaris yang paling disiapkan, sehingga tingkat ancaman terhadap dirinya berada pada eskalasi tertinggi sepanjang sejarah.

Para analis politik di Timur Tengah menilai bahwa ketidakhadiran di upacara publik sebesar ini adalah sinyal adanya transisi kekuasaan yang dilakukan secara tertutup dan hati-hati. Rezim Teheran tampaknya tak ingin mengulang kesalahan strategis dalam mengekspos figur kunci di tengah sorotan internasional. Dengan eskalasi ketegangan yang kian runcing antara blok perlawanan dan Israel, perlindungan maksimum bagi Mojtaba menjadi prioritas pertama dewan keamanan nasional Iran.

Kehadiran Masoud, Meysam, dan Mostafa dianggap sebagai representasi formal keluarga Khamenei untuk menjalankan kewajiban sosial-politik di tengah masa berkabung nasional. Meski demikian, tak dapat dimungkiri, pusat gravitasi perhatian tetap tertuju pada putra kedua yang tak terlihat itu. Pertanyaan publik Iran kini bergeser: kapan Mojtaba akan keluar dari persembunyian dan tampil sebagai pemimpin baru di hadapan rakyatnya, atau mungkinkah ia akan memerintah sepenuhnya dari dalam bayangan?

Terdepan.id akan terus melaporkan setiap perkembangan dari pusaran politik Iran pasca-kepergian Ali Khamenei, termasuk dinamika antara ancaman eksternal dan konsolidasi kekuasaan internal yang masih diselimuti kabut tebal pasca-pemakaman ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lidia-susanto

Editor Ekonomi Digital. Editor transformasi digital dan ekonomi digital.

Comments (0)

User