Walkot Pekanbaru Sebut MBG Jadi Salah Satu Faktor Tingkatkan PAD

Terdepan.id, Pekanbaru – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengungkapkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu penggerak utama di balik lonjakan Pendapatan Asli Daerah (PA

Jul 06, 2026 - 14:06
0 0
Walkot Pekanbaru Sebut MBG Jadi Salah Satu Faktor Tingkatkan PAD

Terdepan.id, Pekanbaru – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengungkapkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu penggerak utama di balik lonjakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru pada tahun anggaran berjalan. Melalui keterangan resmi yang disampaikan di Balai Kota, Selasa (23/6/2026), Agung memaparkan bahwa PAD kota yang sebelumnya tercatat di kisaran Rp 800 miliar kini meroket hingga menyentuh angka sekitar Rp 1,2 triliun. Kenaikan fantastis ini tak lepas dari efek berganda program nasional yang menyasar langsung masyarakat tersebut.

Dampak Langsung MBG terhadap Ekonomi Masyarakat

Program MBG yang menyalurkan paket makanan bergizi kepada pelajar dan kelompok rentan dinilai telah menciptakan rantai pasok pangan lokal yang lebih kuat. Agung menjelaskan bahwa pemenuhan kebutuhan bahan baku MBG—seperti beras, sayur, telur, hingga daging ayam—sebagian besar diserap dari petani, peternak, dan UMKM di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya. “Ketika uang berputar di tingkat petani dan pedagang kecil, daya beli mereka naik. Mereka kemudian berbelanja lagi, membayar retribusi pasar, dan akhirnya berkontribusi ke PAD melalui pajak restoran, pajak hiburan, dan sektor jasa lainnya,” urainya.

Peningkatan Kepatuhan dan Perluasan Basis Pajak

Selain perputaran ekonomi, Agung menyebut bahwa peningkatan PAD juga didorong oleh membaiknya kepatuhan wajib pajak dan perluasan objek pajak daerah. Satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait giat melakukan pendataan ulang unit usaha yang sebelumnya luput dari kewajiban perpajakan. Namun, ia menekankan bahwa momentum dari program MBG tidak bisa diabaikan. “Jika sebelumnya banyak usaha kecil menengah yang kesulitan menjaga omzet, kini mereka punya kepastian order dari dapur-dapur MBG. Ini membuat mereka lebih percaya diri untuk mengurus izin usaha dan membayar pajak,” jelasnya. Dana segar dari pemerintah pusat yang masuk melalui program tersebut, lanjut Agung, menjadi stimulus yang waktu dan sasarannya sangat tepat.

“Kenaikan PAD ini tentu dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satunya adalah Program Makan Bergizi Gratis yang saat ini berjalan. Program ini memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi di daerah. Uang tidak hanya berhenti di meja makan, tapi berputar dari petani, pemasok, sampai ke warung-warung kecil di sekitar sekolah,” ujar Agung Nugroho.

Data Badan Pendapatan Daerah mencatat, sektor konsumsi rumah tangga yang terungkit oleh program tersebut menyumbang hampir 30 persen dari total tambahan PAD baru. Meskipun Pemerintah Kota belum merilis angka pasti kontribusi MBG terhadap PAD secara terpisah, Agung optimistis bahwa dengan pengelolaan yang tepat, program ini bisa menjadi fondasi baru bagi kemandirian fiskal Pekanbaru. Ke depan, pihaknya akan mendorong agar suplai bahan pangan untuk MBG lebih banyak dipasok dari koperasi dan BUMDes setempat, sehingga nilai tambah ekonomi tetap berputar di wilayah Pekanbaru dan tidak bocor ke luar daerah. Langkah ini diyakini akan semakin mengukuhkan korelasi antara program bantuan sosial berorientasi kesehatan dengan pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
toni-kurniadi

Reporter Fintech. Reporter fintech dan pembayaran digital.

Comments (0)

User