Turis Uzbekistan Dapatkan Kembali Rp 1,2 Juta Usai Ditipu Calo Bus di Jakarta, Apresiasi Polisi

Jakarta – Seorang wisatawan mancanegara asal Uzbekistan, Sirojiddin Nuriddinov (39), akhirnya bisa bernapas lega. Uangnya yang sempat raib sebesar Rp 1,2 juta akibat ulah seorang calo tiket bus di

Jul 06, 2026 - 14:04
0 0
Turis Uzbekistan Dapatkan Kembali Rp 1,2 Juta Usai Ditipu Calo Bus di Jakarta, Apresiasi Polisi

Jakarta – Seorang wisatawan mancanegara asal Uzbekistan, Sirojiddin Nuriddinov (39), akhirnya bisa bernapas lega. Uangnya yang sempat raib sebesar Rp 1,2 juta akibat ulah seorang calo tiket bus di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, berhasil dikembalikan sepenuhnya oleh pihak kepolisian. Peristiwa yang menimpa turis ini menjadi sorotan atas kesigapan aparat dalam memberikan rasa aman bagi warga negara asing (WNA) yang berkunjung ke Indonesia.

Kronologi: Tertipu di Bandara, Niat ke Lombok Berujung Laporan Polisi

Berdasarkan laporan yang dihimpun Terdepan.id, korban Sirojiddin tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (19/6) dini hari. Perjalanan internasional yang panjang rupanya tak membuat konsentrasinya menurun. Saat itu, ia berencana melanjutkan penerbangan menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun di tengah transitnya, ia menjadi korban penipuan calo bus nakal yang memanfaatkan ketidaktahuannya tentang moda transportasi lokal.

Korban yang belum fasih berbahasa Indonesia dirayu oleh seorang oknum calo. Pelaku meyakinkan Sirojiddin bahwa bus yang ditawarkan adalah moda transportasi tercepat menuju titik tujuan. Tanpa curiga, turis Uzbekistan itu pun menyerahkan sejumlah uang tunai total Rp 1,2 juta untuk biaya perjalanan yang sebenarnya tak pernah seharusnya ia bayarkan. Begitu menyadari telah menjadi korban penipuan, Sirojiddin tak tinggal diam. Ia langsung melaporkan insiden ini ke Polsek Kalideres.

Respon Cepat Polisi: Uang Dikembalikan Kurang dari 24 Jam

Setelah menerima laporan, Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Rachmad Wibowo memimpin langsung penyelidikan. Dalam tempo singkat, tim Reskrim berhasil mengidentifikasi dan mengamankan terduga pelaku. Yang paling melegakan, polisi tak hanya menangkap pelaku, tapi juga berhasil mengamankan kerugian korban seutuhnya. "Hasilnya, uang yang sebelumnya telah dibayarkan berhasil dikembalikan sepenuhnya," ujar AKP Rachmad Wibowo saat dikonfirmasi Terdepan.id, Selasa (23/6/2026).

“Kami bertindak cepat karena ini menyangkut citra pariwisata Indonesia di mata wisatawan asing.”

Sikap tegas polisi yang memproses laporan Sirojiddin dengan cepat dan tanpa pandang bulu memicu apresiasi dari komunitas wisatawan asing. Korban sendiri mengaku tak menyangka aparat kepolisian Indonesia begitu responsif menangani kasus yang menimpanya. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya karena haknya sebagai turis tetap dilindungi meskipun nominal kerugian tergolong tak besar bagi sebagian kalangan.

Citra Pariwisata Indonesia

Kasus ini menjadi bukti nyata bahwa kepolisian tak main-main dengan oknum calo yang kerap menjadi parasit di simpul-simpul transportasi dan area wisata. Kanit Reskrim menegaskan bahwa tindakan premanisme dan penipuan terhadap turis akan ditindak tegas karena merusak indeks keamanan pariwisata. Sirojiddin sendiri kini dapat melanjutkan rencana perjalanan wisatanya ke Lombok dengan kenyamanan dan keamanan yang terjamin. Ia berpesan kepada sesama pelancong untuk tak ragu melapor ke polisi jika mengalami kejadian serupa selama berada di Tanah Air.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lidia-susanto

Editor Ekonomi Digital. Editor transformasi digital dan ekonomi digital.

Comments (0)

User