Tegang! 10 Pesawat Militer China-Rusia Mendekat, Korsel Kirim Jet Tempur

Seoul - Situasi di Semenanjung Korea kembali memanas setelah lebih dari sepuluh pesawat militer gabungan China dan Rusia terdeteksi memasuki zona pertahanan udara Korea Selatan (Korsel). Menanggapi m

Jul 06, 2026 - 13:36
0 0
Tegang! 10 Pesawat Militer China-Rusia Mendekat, Korsel Kirim Jet Tempur

Seoul - Situasi di Semenanjung Korea kembali memanas setelah lebih dari sepuluh pesawat militer gabungan China dan Rusia terdeteksi memasuki zona pertahanan udara Korea Selatan (Korsel). Menanggapi manuver tak terduga ini, Seoul dengan sigap menerbangkan jet-jet tempur andalannya untuk mencegah potensi eskalasi yang tidak diinginkan.

Berdasarkan laporan dari Seoul yang diterima Terdepan.id pada Sabtu (27/6/2026), Kepala Staf Gabungan (KSG) militer Korea Selatan mengonfirmasi insiden tersebut. Formasi pesawat gabungan itu dikatakan sempat terbang melintasi Zona Identifikasi Pertahanan Udara Korea (KADIZ), tepatnya di atas wilayah Laut Timur dan Laut Selatan, sebelum akhirnya meninggalkan zona tersebut.

Kemunculan armada udara gabungan Beijing dan Moskow ini sontak memicu alarm pertahanan level tinggi di pusat komando Korea Selatan. Militer Negeri Ginseng mengklaim telah melacak pergerakan pesawat-pesawat asing itu jauh sebelum mereka benar-benar melanggar batas KADIZ.

Respons Cepat Jet Tempur Korsel

Menurut informasi yang dihimpun Terdepan.id, pengerahan jet tempur Angkatan Udara Korea Selatan dilakukan sebagai langkah antisipasi standar untuk menghadapi segala kemungkinan situasi darurat. Tidak dijelaskan secara rinci jenis dan jumlah jet tempur yang dikerahkan, namun langkah ini menunjukkan tingkat kewaspadaan tinggi Seoul terhadap aktivitas militer asing di kawasan perbatasannya.

Pernyataan resmi dari pihak KSG Korsel menegaskan:

"Militer Korea Selatan mendeteksi pesawat-pesawat China dan Rusia sebelum mereka memasuki zona tersebut dan mengerahkan sejumlah jet tempur Angkatan Udara untuk bersiap menghadapi segala kemungkinan situasi darurat."

Zona KADIZ sendiri bukanlah wilayah udara teritorial, melainkan area identifikasi pertahanan yang ditetapkan secara sepihak oleh suatu negara. Meskipun secara teknis bukan pelanggaran kedaulatan, perlintasan pesawat militer asing di zona ini hampir selalu memicu respons siaga dari pihak Korea Selatan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak China maupun Rusia terkait manuver gabungan yang memicu ketegangan tersebut. Insiden serupa terakhir terjadi beberapa waktu lalu, di mana patroli strategis gabungan kedua negara adidaya itu kerap memanaskan situasi keamanan di kawasan Asia Timur. Para analis pertahanan yang dihubungi Terdepan.id menilai langkah ini sebagai bentuk unjuk kekuatan aliansi Beijing-Moskow di tengah dinamika geopolitik global yang kian kompleks.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
olivia-hartono

Reporter Pasar Modal. Reporter saham, obligasi, dan emiten.

Comments (0)

User