Bamsoet Ungkap Sumbangsih Komunitas Otomotif untuk Ekonomi Kreatif
Jakarta, Terdepan.id – Komunitas otomotif di Indonesia dinilai telah bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi kreatif yang kian vital. Hal itu diungkapkan oleh Anggota DPR RI sekaligus Ket
Jakarta, Terdepan.id – Komunitas otomotif di Indonesia dinilai telah bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi kreatif yang kian vital. Hal itu diungkapkan oleh Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo (Bamsoet). Di tengah tekanan ekonomi global, aktivitas para penggemar otomotif justru menciptakan geliat usaha baru yang melibatkan banyak sektor.
Menurut Bamsoet, saat dunia dihadapkan pada perlambatan perdagangan internasional, ketegangan geopolitik, serta tekanan pada rantai pasok industri, komunitas otomotif mampu menjaga perputaran ekonomi di tingkat akar rumput. Ekosistem yang terbangun tidak hanya seputar hobi, tetapi telah merambah ke ranah industri kecil dan menengah, modifikasi, suku cadang after market, pariwisata, hingga ekonomi digital.
Multiplier Effect yang Meluas
Keberadaan komunitas otomotif, mulai dari klub mobil, motor, hingga modifikasi, telah membuka peluang kolaborasi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bengkel modifikasi, produsen aksesori, penyelenggara event, rumah makan, hingga penginapan di destinasi wisata turut merasakan dampak positif dari mobilitas dan kegiatan komunitas. Tidak hanya di kota besar, fenomena ini juga menjalar ke daerah-daerah yang menjadi titik kumpul atau tujuan touring.
“Komunitas otomotif telah berkembang menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kreatif nasional. Di tengah ketidakpastian global, aktivitas mereka justru terus menciptakan peluang usaha baru yang melibatkan UMKM, industri komponen, modifikasi, after market, pariwisata, hingga ekonomi digital,” ujar Bamsoet dalam keterangannya kepada Terdepan.id, akhir pekan lalu.
Pernyataan tersebut sejalan dengan data kinerja industri otomotif nasional. Berdasarkan catatan yang dihimpun Terdepan.id, sektor otomotif menyumbang sekitar 1,28 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada triwulan III 2025. Capaian itu menempatkan industri otomotif di posisi empat besar sektor industri pengolahan nasional, menjadi penopang penting bagi pertumbuhan ekonomi.
Dari sisi investasi, sektor ini mencatatkan nilai yang signifikan. Total investasi di industri otomotif telah mencapai sekitar Rp174 triliun. Besarnya modal yang ditanamkan berbanding lurus dengan penyerapan tenaga kerja; hampir 100 ribu orang terserap sebagai tenaga kerja langsung di pabrik perakitan, jaringan distribusi, hingga layanan purnajual. Angka tersebut belum termasuk tenaga kerja tidak langsung yang bergerak di sektor pendukung, seperti komponen lokal dan jasa terkait.
Dengan potensi yang demikian besar, Bamsoet mendorong agar pemerintah dan pemangku kepentingan memberikan ruang lebih luas bagi komunitas otomotif untuk terus berinovasi. Regulasi yang akomodatif terhadap kegiatan modifikasi, kemudahan perizinan penyelenggaraan event, serta akses pembiayaan bagi pelaku UMKM otomotif dinilai dapat memperkuat kontribusi sektor ini terhadap ekonomi kreatif nasional.
Comments (0)