Polda Metro Blokir 75 Rekening Nominee Penampungan Judi Online 1xBet

Jakarta – Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya terus mengusut tuntas praktik perjudian online berskala internasional. Dalam perkembangan terkini, penyidik berhasil memblokir puluhan rekenin

Jul 08, 2026 - 05:11
0 0
Polda Metro Blokir 75 Rekening Nominee Penampungan Judi Online 1xBet

Jakarta – Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya terus mengusut tuntas praktik perjudian online berskala internasional. Dalam perkembangan terkini, penyidik berhasil memblokir puluhan rekening yang diduga kuat menjadi penampungan aliran dana ilegal dari situs 1xBet. Langkah tegas ini dilakukan menyusul penangkapan empat orang tersangka yang terlibat dalam jaringan tersebut.

Kasubdit IV Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya, AKBP Grawas Sugiharto, mengungkapkan bahwa total rekening yang telah diisolasi mencapai 75 rekening. Ratusan rekening ini tidak hanya berfungsi sebagai penerima dana langsung dari aktivitas haram itu, tetapi juga sebagai sarana layering atau pelapisan transaksi guna mengaburkan jejak keuangan.

"Total rekening yang telah kami blokir adalah sebanyak 75 rekening yang terkait dengan perjudian online, baik menerima secara langsung maupun sebagai layering, dan juga saldonya sebesar Rp119 juta," ujar AKBP Grawas Sugiharto dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Dari hasil pendalaman yang dilaporkan tim Terdepan.id, para pelaku menggunakan modus operandi rekening nominee. Praktik ini dilakukan dengan meminjam atau menyewakan identitas pihak lain untuk membuka rekening bank. Rekening-rekening bodong tersebut kemudian difungsikan sebagai jalur deposit bagi pemain sekaligus penampungan dana withdrawal dari situs judi 1xBet. Dengan cara ini, dana yang mengalir tidak terlacak langsung ke pemilik utama jaringan, sehingga mempersulit pelacakan aparat.

Dalam struktur jaringan yang berhasil dipetakan penyidik, salah satu tersangka berinisial APS berperan sebagai koordinator lapangan. Tugas utamanya adalah merekrut orang-orang yang bersedia menyerahkan identitas pribadi mereka untuk dijadikan perantara transaksi keuangan gelap tersebut. Para pencari kerja atau individu yang mengalami kesulitan ekonomi kerap menjadi sasaran empuk untuk dijadikan tumbal rekening nominee ini. Penangkapan ini sekaligus menegaskan bahwa sindikat judi daring internasional telah merambah hingga ke level akar rumput demi mengamankan perputaran uang hasil kejahatan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lidia-susanto

Editor Ekonomi Digital. Editor transformasi digital dan ekonomi digital.

Comments (0)

User