Mantan PM Israel Nilai Netanyahu Tak Mampu Pimpin Pemerintahannya Sendiri

Tel Aviv - Mantan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett melontarkan kritik tajam terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Bennett menilai Netanyahu "tidak mampu memimpin pemerintahannya sendir

Jul 08, 2026 - 05:08
0 0
Mantan PM Israel Nilai Netanyahu Tak Mampu Pimpin Pemerintahannya Sendiri

Tel Aviv - Mantan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett melontarkan kritik tajam terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Bennett menilai Netanyahu "tidak mampu memimpin pemerintahannya sendiri" karena terlalu dikendalikan oleh para menteri garis keras di kabinetnya serta kelompok Yahudi ultra-Ortodoks.

Kritik tersebut disampaikan Bennett dalam wawancara dengan Mario Nawafal, penyiar berkebangsaan Lebanon-Australia, pada Selasa (30/6) waktu setempat. Bennett, yang memegang jabatan PM Israel untuk periode 2021-2022, menyatakan keprihatinannya terhadap arah kebijakan yang diambil pemerintahan Netanyahu saat ini.

"Netanyahu tidak memiliki kendali penuh atas pemerintahannya. Ia terlalu dipengaruhi dan dikendalikan oleh menteri-menteri garis keras sayap kanan dalam kabinetnya," tegas Bennett dalam pernyataan yang dikutip tim Terdepan.id, Rabu (1/7/2026).

Dalam wawancara yang dikutip oleh Anadolu Agency tersebut, Bennett secara spesifik menyoroti dua tokoh utama, yaitu Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir dan Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich. Kedua figur ini dikenal sebagai politisi sayap kanan yang memiliki pengaruh kuat atas pengambilan keputusan penting di dalam pemerintahan Netanyahu.

Bennett menambahkan bahwa situasi ini telah menciptakan dinamika kepemimpinan yang tidak sehat, di mana seorang perdana menteri justru tidak memiliki ruang untuk mengambil kebijakan secara independen. "Ini bukan lagi pemerintahan yang dipimpin oleh satu kepala yang tegas, tetapi lebih terlihat sebagai koalisi yang terus dipaksa untuk tunduk pada kepentingan kelompok-kelompok paling keras," lanjutnya.

Kritik terhadap Netanyahu bukanlah isu baru, namun komentar yang datang dari Bennett sebagai mantan pemimpin yang pernah berbagi koalisi dengannya memberikan dimensi berbeda pada penilaian terhadap efektivitas kepemimpinan pemerintahan Israel saat ini. Pengaruh berlebih dari kelompok Yahudi ultra-Ortodoks juga dinilai Bennett turut mempersempit fleksibilitas Netanyahu dalam menetapkan kebijakan strategis.

Laporan Terdepan.id mencatat bahwa hubungan antara Netanyahu, Ben-Gvir, dan Smotrich telah menjadi sorotan selama berbulan-bulan. Banyak pengamat yang mencium adanya ketegangan di balik layar meskipun secara publik mereka terus menunjukkan soliditas demi menjaga koalisi pemerintahan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
suwandi-tan

Editor Bisnis. Editor isu korporasi, M&A, dan sektor riil.

Comments (0)

User