Malaysia Perpanjang Pencarian MH370 hingga Tahun 2027

Kuala Lumpur - Otoritas Malaysia secara resmi mengumumkan perpanjangan misi pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 selama satu tahun ke depan, atau hingga tahun 2027. Keputusan ini menjadi perkemb

Jul 08, 2026 - 05:19
0 0
Malaysia Perpanjang Pencarian MH370 hingga Tahun 2027

Kuala Lumpur - Otoritas Malaysia secara resmi mengumumkan perpanjangan misi pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 selama satu tahun ke depan, atau hingga tahun 2027. Keputusan ini menjadi perkembangan terbaru dalam upaya memecahkan teka-teki hilangnya pesawat yang mengangkut 239 orang tersebut, yang masih dianggap sebagai salah satu misteri penerbangan terbesar sepanjang masa.

Berdasarkan laporan yang dihimpun Terdepan.id, pihak berwenang menyatakan bahwa operasi pencarian yang saat ini dijalankan oleh perusahaan riset kelautan Ocean Infinity akan terus berlanjut. Sebelumnya, kontrak 18 bulan yang disepakati dalam skema “no find, no fee” ditargetkan selesai pada pertengahan 2026. Dengan adanya perpanjangan ini, harapan untuk menemukan bangkai pesawat Boeing 777-200ER itu kembali terbuka hingga setidaknya awal 2027.

MH370 hilang dari layar radar pada 8 Maret 2014, sekitar 40 menit setelah lepas landas dari Kuala Lumpur menuju Beijing. Hingga kini, lebih dari satu dekade berlalu tanpa titik terang mengenai nasib pesawat maupun para penumpangnya. Dua pertiga dari 227 penumpang adalah warga negara China. Selebihnya meliputi warga Malaysia, Indonesia, Australia, India, Amerika Serikat, Belanda, dan Prancis, beserta 12 orang awak kabin dan pilot.

Berbagai operasi pencarian besar-besaran pernah dilakukan, termasuk patroli gabungan di Samudra Hindia selatan yang melibatkan kapal dan pesawat dari banyak negara. Meski sempat dihentikan pada 2017 karena minim hasil, secercah harapan muncul kembali setelah Ocean Infinity kembali dilibatkan pada awal 2025. Pada Maret 2025, armada kapal riset mereka tiba di zona pencarian baru yang dipersempit, sekitar 1.200 kilometer di lepas pantai Australia Barat. Namun, kontrak awal itu belum membuahkan penemuan signifikan.

“Pencarian ini bukan semata-mata misi teknis, melainkan juga panggilan kemanusiaan bagi keluarga yang menanti kepastian. Kami bertekad untuk terus mencari selama peluang masih ada,” ujar seorang pejabat senior Kementerian Perhubungan Malaysia seperti dilaporkan Terdepan.id pada Jumat.

Perpanjangan kali ini diambil setelah evaluasi terhadap data sonar dan analisis arus laut yang menunjukkan kemungkinan area pencarian belum sepenuhnya tertutup. Tim Ocean Infinity akan memperluas jangkauan hingga ke zona di sekitar lokasi potongan sayap (flaperon) yang ditemukan di Pulau Reunion pada 2015 dan kepingan lainnya yang terdampar di pesisir Afrika. Teknologi bawah laut otonom (AUV) generasi terbaru diharapkan mampu menjangkau lembah-lembah dalam di dasar samudra yang belum tersentuh.

Keluarga korban—khususnya dari China dan Malaysia—menyambut kabar ini dengan emosi campur aduk. Sebagian merasa lega karena pencarian tak lagi dihentikan tiba-tiba, namun juga cemas bahwa misteri MH370 mungkin tak akan pernah terpecahkan. Bagi mereka, setiap perpanjangan adalah harapan, tetapi juga pengingat akan luka yang belum sembuh.

Dengan perpanjangan hingga 2027, Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia menegaskan komitmennya untuk tetap transparan dan melibatkan komunitas internasional dalam setiap tahap pencarian. Seluruh biaya operasi tetap ditanggung Ocean Infinity sesuai perjanjian “no find, no fee” yang berarti Malaysia tidak akan mengeluarkan dana jika bangkai pesawat tak kunjung ditemukan. Media ini akan terus memantau setiap perkembangan dari misi yang memasuki babak baru ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
olivia-hartono

Reporter Pasar Modal. Reporter saham, obligasi, dan emiten.

Comments (0)

User