Kapal Kehabisan Tenaga di Perairan Pulau Pari, Evakuasi Besar-Besaran Digelar
Jakarta — Insiden pelayaran kembali terjadi di perairan Kepulauan Seribu. Sebuah kapal tradisional bernama KM Makmur Jaya dilaporkan mengalami mati mesin saat sedang berlayar menuju Pulau Pramuka.
Jakarta — Insiden pelayaran kembali terjadi di perairan Kepulauan Seribu. Sebuah kapal tradisional bernama KM Makmur Jaya dilaporkan mengalami mati mesin saat sedang berlayar menuju Pulau Pramuka. Gangguan teknis itu terjadi di perairan barat Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, pada Minggu (5/7/2026). Data yang dihimpun Terdepan.id menyebutkan, kapal tersebut mengangkut sekitar 150 penumpang yang hendak berwisata maupun kembali ke tujuan mereka.
Gerak Cepat Tim Penyelamat
Begitu menerima sinyal darurat, tim gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama unsur terkait langsung dikerahkan ke lokasi. Dua armada kapal milik Dishub diterjunkan untuk memecah proses pengangkutan penumpang. Laporan sementara yang diterima redaksi Terdepan.id menunjukkan sebanyak 63 penumpang telah dipindahkan terlebih dahulu menggunakan kapal Dishub, sementara sisanya dikoordinasikan oleh pihak-pihak lain yang turut membantu di lapangan.
Manuver evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat kondisi gelombang dan kepanikan yang mungkin muncul di antara para penumpang. Beruntung, cuaca dilaporkan cukup bersahabat sehingga operasi pemindahan berjalan tanpa kendala berarti.
"Keselamatan penumpang menjadi prioritas. Setelah menerima informasi, kami langsung mengerahkan dua kapal milik Dinas Perhubungan untuk membantu proses evakuasi bersama unsur terkait. Alhamdulillah, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat dan dapat melanjutkan perjalanan menuju Pulau Pramuka sesuai tujuan," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, melalui keterangan resmi yang diterima Terdepan.id, Senin (6/7).
Lanjut Berlayar Tanpa Korban
Meski insiden mati mesin sempat membuat jadwal pelayaran molor, tidak ada korban luka atau kejadian genting yang mengancam jiwa dalam peristiwa ini. Para penumpang yang sempat dievakuasi berhasil melanjutkan rute mereka menuju Pulau Pramuka menggunakan armada pengganti. Sementara itu, kapal KM Makmur Jaya yang mengalami gangguan teknis ditangani lebih lanjut untuk perbaikan di tempat yang aman.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan rutin armada kapal tradisional, terutama menjelang musim gelombang tinggi. Dishub DKI dan otoritas pelabuhan kini tengah mendalami penyebab pasti mati mesin tersebut guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. Para syahbandar setempat juga diminta memperketat pemeriksaan laik layar sebelum kapal diizinkan meninggalkan dermaga.
Redaksi Terdepan.id akan terus memantau perkembangan hasil investigasi teknis kapal tersebut.
Comments (0)