HUT Ke-499, Ini Strategi Jakarta Hadirkan Akses Air Bersih untuk Warga
Jakarta, 26 Juni 2026 - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memacu upaya penyediaan akses air bersih yang merata bagi seluruh warganya. Sala
Jakarta, 26 Juni 2026 - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memacu upaya penyediaan akses air bersih yang merata bagi seluruh warganya. Salah satu strategi utama yang diandalkan adalah percepatan pembangunan jaringan pipa oleh Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya.
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menyatakan bahwa perusahaannya mengemban mandat besar dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk menuntaskan distribusi air bersih pada tahun 2029. Hal ini disampaikannya dalam acara "Jakarta Water Hero" yang digelar di Jakarta, Jumat (26/6/2026).
"PAM Jaya yang saat ini memiliki tugas dan mandat yang cukup besar untuk menyelesaikan distribusi air pada tahun 2029 nanti sesuai dengan mandat Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung," ujar Arief.
Arief memaparkan, hingga saat ini total panjang jaringan pipa air bersih yang telah terpasang mencapai 13.200 kilometer. Angka ini merupakan capaian signifikan yang menjadi fondasi bagi perluasan layanan ke depannya. PAM Jaya menargetkan penambahan sekitar 2.000 kilometer pipa baru dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
Strategi ini sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang tetap memprioritaskan kebutuhan dasar warganya. Akses air bersih yang memadai bukan hanya menyangkut kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi indikator penting dalam mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik. Dengan perluasan jaringan pipa yang masif, diharapkan semakin banyak rumah tangga yang terhubung langsung dengan layanan air perpipaan, mengurangi ketergantungan pada air tanah yang berpotensi menyebabkan penurunan permukaan tanah.
Laporan Terdepan.id mencatat, upaya ini juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat realisasi target. Acara "Jakarta Water Hero" sendiri menjadi ajang apresiasi bagi para pegiat dan mitra yang berkontribusi dalam penyediaan air bersih di Ibu Kota.
Menurut Arief, tantangan utama dalam pencapaian target 2029 tidak hanya terletak pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada penyelesaian aspek regulasi dan sosial kemasyarakatan. "Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait agar pembangunan pipa tidak terkendala perizinan dan penerimaan masyarakat," imbuhnya.
Sejak beberapa tahun terakhir, cakupan layanan air bersih di Jakarta terus meningkat. Data PAM Jaya menunjukkan bahwa pada tahun 2020, cakupan layanan baru mencapai sekitar 65 persen, dan kini telah melampaui 80 persen. Dengan tambahan 2.000 km pipa, diharapkan cakupan bisa mencapai lebih dari 90 persen pada 2029, mendekati target universal akses air minum yang ditetapkan pemerintah.
Hingga akhir 2029, PAM Jaya optimistis dapat meningkatkan cakupan layanan air perpipaan secara signifikan. Dengan penambahan jaringan sepanjang 2.000 km, diharapkan seluruh wilayah administratif Jakarta dapat terlayani secara optimal. Momentum HUT ke-499 Jakarta menjadi pengingat bahwa pembangunan infrastruktur dasar adalah fondasi bagi kemajuan kota.
Comments (0)