Harga Emas Antam Kembali Naik, Buyback Melonjak Signifikan Rp46.000 per Gram

Jakarta, Terdepan.id – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan awal pekan ini, melanjutkan momentum positif yang telah terbangun sejak

Jul 08, 2026 - 06:23
0 0
Harga Emas Antam Kembali Naik, Buyback Melonjak Signifikan Rp46.000 per Gram

Jakarta, Terdepan.id – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan awal pekan ini, melanjutkan momentum positif yang telah terbangun sejak akhir pekan kemarin. Berdasarkan laporan dari Logam Mulia Antam, emas 24 karat ukuran standar mengalami kenaikan sebesar Rp18.000, kini bertengger di level Rp2.729.000 per gram.

Lonjakan harga ini turut mendorong kenaikan nilai buyback atau harga beli kembali secara signifikan. Harga buyback hari ini tercatat naik tajam sebesar Rp46.000, menempatkan nilai jual kembali emas Antam pada posisi yang lebih menguntungkan bagi para pemegang investasi logam mulia.

Untuk satuan terkecil, emas batangan ukuran 0,5 gram kini ditawarkan dengan banderol Rp1.414.500. Sementara itu, bagi investor yang membeli dalam jumlah lebih besar, emas 10 gram dipatok pada harga Rp26.785.000. Adapun ukuran terbesar, yaitu 1.000 gram atau setara 1 kilogram, diperdagangkan dengan nilai fantastis mencapai Rp2.669.600.000.

Harga emas Antam hari ini naik Rp18.000 per gram menjadi Rp2.729.000 per gram melanjutkan tren penguatan yang telah terjadi.

Apabila ditinjau dari pergerakan satu pekan terakhir, harga emas Antam menunjukkan fluktuasi yang cukup moderat namun cenderung menguat dengan rentang pergerakan antara Rp2.689.000 hingga Rp2.729.000 per gram. Ini mengindikasikan adanya konsolidasi harga setelah periode tekanan yang terjadi sebelumnya.

Namun, berbeda dengan gambaran bulanan yang justru menunjukkan fase koreksi cukup dalam. Dalam periode satu bulan ke belakang, emas Antam sempat menyentuh level tertinggi di Rp2.819.000 sebelum akhirnya terkoreksi hingga ke level terendahnya di Rp2.689.000 per gram. Tekanan ini dipengaruhi oleh dinamika pasar global, termasuk kebijakan moneter dan pergerakan imbal hasil obligasi yang mempengaruhi daya tarik aset tanpa imbal hasil (non-yielding asset) seperti logam mulia.

Kenaikan harga buyback yang cukup signifikan hari ini menjadi sinyal positif bagi para investor ritel yang ingin memanfaatkan momentum penjualan kembali. Fluktuasi harga yang terjadi mengingatkan pentingnya strategi diversifikasi dan pemantauan rutin terhadap tren pasar komoditas guna mengoptimalkan keuntungan investasi emas batangan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
toni-kurniadi

Reporter Fintech. Reporter fintech dan pembayaran digital.

Comments (0)

User