Pemerintah Akhirnya Naikkan Harga Pertamax, Klaim Sudah Tahan Berbulan-bulan

Terdepan.id, Jakarta — Pemerintah resmi mengerek harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green 95 (RON 95). Kebijakan yang langsung berlaku ini diambil seir

Jul 08, 2026 - 06:25
0 0
Pemerintah Akhirnya Naikkan Harga Pertamax, Klaim Sudah Tahan Berbulan-bulan

Terdepan.id, Jakarta — Pemerintah resmi mengerek harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green 95 (RON 95). Kebijakan yang langsung berlaku ini diambil seiring pergerakan harga minyak dunia yang terus menunjukkan tren penguatan.

Melalui keterangan resminya, pemerintah menegaskan bahwa langkah penyesuaian harga praktis tak terelakkan. Argumen utama yang dikedepankan adalah posisi Indonesia yang sudah cukup lama menahan kenaikan, berbanding terbalik dengan negara-negara tetangga yang telah lebih dulu melakukan hal serupa.

"Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini murni mengikuti dinamika harga minyak dunia. Kami sejatinya telah menahan harga selama berbulan-bulan, sementara negara lain sudah menaikkan," demikian poin penegasan yang disampaikan pemerintah, dikutip Terdepan.id.

Berdasarkan data yang dihimpun, lonjakan harga yang terjadi terbilang signifikan. Harga Pertamax yang semula dibanderol Rp 12.300 per liter kini melonjak menjadi Rp 16.250 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 yang menawarkan nilai oktan lebih tinggi mengalami nasib serupa, naik dari Rp 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter.

Pemerintah beralasan, tekanan harga minyak mentah global yang terus merangkak naik membuat disparitas antara harga jual domestik dan harga keekonomian semakin melebar. Konsekuensinya, beban yang harus ditanggung semakin berat dan tidak memungkinkan untuk terus menahan harga di level sebelumnya.

Langkah ini diyakini pemerintah sebagai keputusan yang realistis, meskipun di sisi lain berpotensi memicu reaksi berantai terhadap sektor transportasi dan logistik. Masyarakat kini bersiap menghadapi penyesuaian anggaran seiring bertambah mahalnya biaya pengisian bahan bakar kendaraan pribadi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
toni-kurniadi

Reporter Fintech. Reporter fintech dan pembayaran digital.

Comments (0)

User