Gangguan Pasokan Air Melanda Bekasi, BPBD Salurkan Bantuan Tangki Bersih untuk 1.200 KK
Bekasi – Krisis air bersih kembali dirasakan warga di sejumlah wilayah Kota Bekasi. Gangguan pasokan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir memaksa ribuan keluarga mengandalkan kiriman air dari
Bekasi – Krisis air bersih kembali dirasakan warga di sejumlah wilayah Kota Bekasi. Gangguan pasokan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir memaksa ribuan keluarga mengandalkan kiriman air dari tangki-tangki bantuan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi bergerak cepat dengan mengerahkan armada tangki untuk mendistribusikan air bersih ke lokasi-lokasi terdampak. Berdasarkan data yang diterima Terdepan.id, sedikitnya 1.200 kepala keluarga (KK) merasakan langsung dampak gangguan ini.
Respons Cepat BPBD dan Distribusi Air
Sejak laporan pertama masuk, BPBD Kota Bekasi langsung mengoordinasikan pengiriman air bersih menggunakan tangki-tangki berkapasitas sedang dan besar. Titik-titik prioritas menyasar permukiman padat penduduk yang paling parah mengalami kekeringan saluran. “Kami memprioritaskan wilayah yang sama sekali tidak mendapat aliran, terutama yang jauh dari sumber air alternatif,” ujar seorang petugas BPBD kepada Terdepan.id.
“Kami memprioritaskan wilayah yang sama sekali tidak mendapat aliran, terutama yang jauh dari sumber air alternatif.”
Distribusi dilakukan secara bertahap, dimulai sejak pagi hingga petang. Setiap tangki mampu menyuplai beberapa RT sekaligus. Warga tampak antusias membawa ember, jeriken, dan drum kecil ke titik penyaluran. Sebagian mengaku sudah dua hingga tiga hari tidak mendapatkan air bersih dari keran rumah mereka.
Penyebab Gangguan Pasokan
Gangguan pasokan ini diduga kuat bersumber dari pemeliharaan jaringan pipa utama serta menurunnya debit air baku di instalasi pengolahan. Pihak pengelola air minum setempat sebelumnya telah menyampaikan pemberitahuan akan adanya gangguan, namun durasi pemulihan ternyata lebih lama dari perkiraan. Sekitar 1.200 KK yang tercatat terdampak tersebar di minimal empat kelurahan, dengan konsentrasi terbesar di kawasan perumahan menengah ke bawah.
Mewakili warga, Ketua RT 04 di salah satu permukiman mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran tangki bantuan, namun berharap gangguan serupa dapat diminimalkan ke depannya. “Kami sudah biasa menghadapi masalah air, tapi kalau sampai berhari-hari seperti ini sangat mengganggu aktivitas rumah tangga,” katanya saat ditemui Terdepan.id di lokasi penyaluran.
“Kami sudah biasa menghadapi masalah air, tapi kalau sampai berhari-hari seperti ini sangat mengganggu aktivitas rumah tangga.”
BPBD Kota Bekasi memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan hingga pasokan normal kembali pulih sepenuhnya. Selain itu, warga diimbau untuk tetap menghemat penggunaan air dan melaporkan jika terdapat wilayah yang belum terjangkau. Operasi tangki ini diperkirakan masih berlangsung setidaknya dua hingga tiga hari ke depan, sembari pihak terkait menyelesaikan perbaikan jaringan dan menstabilkan tekanan air di seluruh wilayah layanan.
Pemerintah daerah melalui dinas terkait juga berjanji akan menambah armada tangki jika cakupan terdampak meluas. “Kami akan evaluasi setiap hari. Yang jelas, kebutuhan dasar warga seperti air bersih menjadi tanggung jawab kami semua,” pungkas juru bicara BPBD saat dihubungi Terdepan.id. Warga pun diingatkan agar tetap waspada terhadap potensi gangguan susulan dan segera melapor ke posko RT atau langsung ke call center BPBD jika membutuhkan bantuan serupa.
Comments (0)