Ekspedisi JALUR Polda Riau Bagikan Bansos di Desa Terpencil Jelang Hari Bhayangkara

Terdepan.id, Kampar — Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau kembali meneguhkan komitmen pengabdiannya dengan menembus pelosok daerah yang selama ini sulit dijangkau. Melalui progr

Jul 06, 2026 - 13:58
0 0
Ekspedisi JALUR Polda Riau Bagikan Bansos di Desa Terpencil Jelang Hari Bhayangkara

Terdepan.id, Kampar — Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau kembali meneguhkan komitmen pengabdiannya dengan menembus pelosok daerah yang selama ini sulit dijangkau. Melalui program Ekspedisi JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat) Tahap II, puluhan personel gabungan bergerak ke Desa Dua Sepakat, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu kantong permukiman terpencil dengan akses jalan yang menantang serta keterbatasan infrastruktur pelayanan publik.

Perjalanan Menggapai Desa Terisolasi

Tim ekspedisi yang terdiri dari personel Ditbinmas dan Ditpolairud Polda Riau harus melewati medan berliku, jalur sungai, dan hutan khas Kampar Kiri Hulu untuk mencapai Desa Dua Sepakat. Meski akses terbatas, antusiasme warga yang menyambut di sepanjang jalan menjadi penyemangat tersendiri. Desa ini menjadi salah satu prioritas karena selama ini warganya sangat jarang tersentuh layanan kesehatan gratis maupun bantuan sosial dari pihak luar.

Kegiatan yang dihelat tak sekadar sambang desa biasa. Rangkaian bakti sosial dipadukan dengan pemeriksaan kesehatan cuma-cuma, serta dialog langsung untuk mendengar aspirasi warga. Sedikitnya 60 warga menerima paket bantuan sosial yang berisi kebutuhan pokok dan perlengkapan penunjang kehidupan sehari-hari. Tidak hanya itu, tim medis kepolisian juga membuka pos kesehatan mini bagi warga yang ingin mengecek tekanan darah, kadar gula, hingga keluhan ringan lain.

“Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami sebagai pengayom masyarakat. Semakin sulit lokasinya, semakin kuat dorongan kami untuk hadir dan berbagi. Kami ingin memastikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara dirasakan langsung oleh rakyat, bukan sekadar seremoni di pusat kota.” ujar salah satu perwira Ditbinmas Polda Riau yang memimpin ekspedisi.

Warga Desa Dua Sepakat mengaku jarang mendapatkan kunjungan seperti ini. Akses ke Puskesmas di ibukota kecamatan sangat terbatas, memakan waktu berjam-jam dengan transportasi air yang tidak selalu tersedia setiap hari. Kehadiran personel Polda Riau di depan rumah mereka menjadi bukti nyata bahwa negara hadir meski di tengah keterbatasan geografis.

Selain layanan kesehatan, tim Ekspedisi JALUR juga menggelar kegiatan penyuluhan mengenai ketahanan pangan lokal dan pentingnya menjaga keamanan lingkungan. Warga diajak berdiskusi secara terbuka, menciptakan keakraban antara polisi dan masyarakat yang selama ini mungkin hanya bisa menyaksikan sosok berseragam dari kejauhan.

Polda Riau menegaskan bahwa program Ekspedisi JALUR akan terus berlanjut dengan menyasar desa-desa terpencil lainnya di seluruh wilayah Riau. Harapannya, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang pembagian bantuan sesaat, melainkan juga pemantik pembangunan dan penguatan ikatan antara institusi kepolisian dengan masyarakat di daerah tertinggal. Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pun dimaknai bukan sebagai perayaan rutin, tetapi sebagai momentum perkuat pengabdian tanpa batas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lidia-susanto

Editor Ekonomi Digital. Editor transformasi digital dan ekonomi digital.

Comments (0)

User