Ciampea, Bogor – Cuaca ekstrem kembali menerjang wilayah Kabupaten Bogor. Hujan deras yang diiringi angin kencang mel

Peristiwa tersebut terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan Ciampea sejak beberapa hari terakhir. Angin kencang yang berembus tiba-tiba menerpa sejumlah bangunan rumah yang sebag

Jul 08, 2026 - 04:44
0 0
Ciampea, Bogor  – Cuaca ekstrem kembali menerjang wilayah Kabupaten Bogor. Hujan deras yang diiringi angin kencang mel

Peristiwa tersebut terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan Ciampea sejak beberapa hari terakhir. Angin kencang yang berembus tiba-tiba menerpa sejumlah bangunan rumah yang sebagian besar kondisinya memang sudah tidak kokoh. Material atap berterbangan, dinding retak, dan beberapa bagian rumah ambruk diterjang badai singkat tersebut.

Kondisi Rumah yang Sudah Lapuk

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, mengungkapkan bahwa kombinasi antara cuaca dan faktor usia bangunan menjadi penyebab utama kerusakan.

Disebabkan hujan disertai angin kencang serta kondisi rumah yang sudah lapuk, sehingga mengakibatkan empat unit rumah terdampak kerusakan,

ujar Adam Hamdani dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan membantu warga terdampak. Beruntung, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian ini. Para penghuni rumah yang rusak sementara mengungsi ke tempat kerabat atau tetangga terdekat sambil menunggu bantuan perbaikan.

Imbauan Kewaspadaan

BPBD Kabupaten Bogor mencatat, sepanjang musim hujan tahun ini, Kecamatan Ciampea memang menjadi salah satu wilayah rawan bencana angin kencang. Topografi desa yang berada di kaki perbukitan serta banyaknya vegetasi tinggi memperkuat terjangan angin saat badai tiba-tiba muncul. Selain itu, banyak rumah warga yang dibangun dengan material sederhana dan telah berusia puluhan tahun sehingga rentan rubuh.

Menurut laporan Terdepan.id, warga sempat panik saat angin kencang menerjang pada sore hari. Suara gemuruh atap yang beterbangan membuat sebagian warga berlarian menyelamatkan diri. Pemerintah desa bersama BPBD kini tengah mengupayakan bantuan darurat berupa terpal dan material bangunan untuk perbaikan sementara.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama saat hujan deras disertai angin kencang. Jika rumah sudah tidak layak huni, segera lakukan renovasi atau perkuatan struktur agar tidak mudah rusak saat cuaca buruk,” tambah Adam.

Antisipasi Bencana Susulan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat dan angin kencang di wilayah Bogor bagian barat, termasuk Ciampea. BPBD Kabupaten Bogor mengaktifkan posko siaga dan berkoordinasi dengan relawan desa untuk mempercepat respons jika terjadi bencana susulan.

Kepala Desa Cibuntu, dalam keterangan terpisah, menyebutkan bahwa empat rumah yang rusak itu tersebar di dua kampung. Dua rumah mengalami kerusakan berat pada bagian atap dan dinding, sementara dua lainnya rusak ringan. Warga diminta tetap tenang dan tidak panik, namun tetap siaga menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem kembali melanda.

Hingga berita ini diturunkan, pendataan masih terus dilakukan. BPBD juga tengah mengusulkan bantuan perbaikan rumah kepada pemerintah daerah agar warga bisa kembali menempati hunian yang layak. Sementara itu, aktivitas warga di sekitar lokasi terdampak berangsur normal meski sebagian masih membersihkan puing-puing sisa terjangan angin kencang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
toni-kurniadi

Reporter Fintech. Reporter fintech dan pembayaran digital.

Comments (0)

User