Bos Agrinas Pangan Buka Suara soal Gaji Pengelola Kopdes Merah Putih

Jakarta – PT Agrinas Pangan Nusantara akhirnya memberikan klarifikasi terbuka menyusul gelombang protes dari pengelola gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah

Jul 09, 2026 - 13:55
0 0
Bos Agrinas Pangan Buka Suara soal Gaji Pengelola Kopdes Merah Putih
Jakarta – PT Agrinas Pangan Nusantara akhirnya memberikan klarifikasi terbuka menyusul gelombang protes dari pengelola gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang mencuat pekan ini. Isu ini bermula dari laporan bahwa 80% dari total 85 gerai KDKMP di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, serentak menghentikan operasi pada 3 Juli 2026 sebagai bentuk kekecewaan terhadap sistem pengupahan yang dinilai tidak memenuhi harapan. Aksi mogok massal tersebut sempat viral di sejumlah platform media sosial, memicu diskusi publik mengenai kesejahteraan tenaga pengelola yang menjadi ujung tombak distribusi pangan bersubsidi di tingkat desa.

Kronologi Aksi Mogok Massal

  1. Awal Juli 2026: Keluhan mengenai keterlambatan dan ketidakjelasan skema penggajian mulai merebak di kalangan pengelola gerai KDKMP di Bojonegoro. Beberapa pengelola mengaku belum menerima hak mereka secara penuh selama beberapa periode.
  2. 3 Juli 2026: Sebanyak 68 gerai—atau 80% dari 85 gerai KDKMP yang tersebar di Bojonegoro—secara serempak menghentikan operasional. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap manajemen pusat yang dianggap tidak responsif. Akibatnya, ribuan warga penerima manfaat sempat kesulitan mengakses bahan pokok dengan harga terjangkau.
  3. 4–8 Juli 2026: Informasi mogok massal menyebar cepat di media sosial, terutama di grup-grup Facebook dan WhatsApp lokal, serta mendapat perhatian luas dari media nasional. Tagar #KDKMPmogok sempat menjadi trending topic di X (dulu Twitter).
  4. 9 Juli 2026: Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menyampaikan pernyataan resmi melalui akun Instagram pribadinya @bung.joaomota. Pernyataan itu juga dikonfirmasi oleh tim komunikasi perusahaan sebagai respons resmi perusahaan.

Pernyataan Resmi Agrinas Pangan: Kesejahteraan Personel Tidak Bisa Dikompromikan

Dalam unggahannya yang dikutip pada Kamis (9/7/2026), Joao mengawali dengan apresiasi terhadap masukan publik. Ia menekankan bahwa perusahaan memahami keresahan yang muncul dan sedang berupaya menyelesaikan permasalahan secara internal. "Menanggapi isu yang berkembang di media sosial terkait proses penggajian personel KDKMP, kami ingin menyampaikan rasa terima kasih atas setiap perhatian, masukan, dan kepedulian yang diberikan. Kesejahteraan para personel adalah prioritas yang tidak pernah kami kompromikan," tulisnya. Joao tidak merinci lebih jauh apa yang menyebabkan keterlambatan atau ketidakpuasan di lapangan. Namun, ia mengindikasikan bahwa perusahaan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme penggajian dan tata kelola operasional gerai agar kejadian serupa tidak terulang. Sumber internal yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa sistem penggajian KDKMP sebelumnya dijalankan melalui transfer langsung ke rekening pengelola, namun beberapa gerai di daerah sempat mengalami kendala verifikasi data administrasi. PT Agrinas Pangan Nusantara merupakan badan usaha yang ditunjuk pemerintah untuk mengelola distribusi pangan melalui jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program ini menjadi salah satu strategi nasional untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di daerah. Dengan ribuan gerai di seluruh Indonesia, keberlangsungan operasional sangat bergantung pada kesejahteraan dan motivasi para pengelola di tingkat tapak. Hingga berita ini diturunkan, seluruh gerai KDKMP di Bojonegoro dilaporkan telah kembali beroperasi normal setelah adanya komunikasi intensif antara manajemen pusat, koordinator wilayah, dan para pengelola. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga menyatakan akan turut mengawal proses evaluasi agar hak-hak pengelola terpenuhi secara adil dan transparan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User