Wadah Baru Cetak Talenta Digital: Remaja Masjid Tangsel Dibekali Pelatihan AI dan Coding

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil langkah progresif dalam pemerataan literasi teknologi dengan menjadikan rumah ibadah sebagai pusat pengembangan keterampilan digital. Strategi in

Jul 08, 2026 - 18:15
0 1
Wadah Baru Cetak Talenta Digital: Remaja Masjid Tangsel Dibekali Pelatihan AI dan Coding

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil langkah progresif dalam pemerataan literasi teknologi dengan menjadikan rumah ibadah sebagai pusat pengembangan keterampilan digital. Strategi ini ditempuh untuk memastikan bahwa pengetahuan seputar kecerdasan buatan (AI) dan pemrograman tidak hanya berputar di lingkungan birokrasi atau institusi formal, melainkan mampu menyentuh langsung komunitas akar rumput.

Melalui kolaborasi antara Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangsel dan Gerakan Pejuang Shubuh (GPS) Tangsel, sebuah wadah pelatihan digital gratis resmi dirancang. Inisiatif ini diberi nama GPS Digital Academy & Innovation Center, sebuah pusat inovasi yang secara spesifik menyasar kalangan remaja masjid. Program ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan mendesak akan talenta muda yang cakap di bidang teknologi di era transformasi digital.

"Kami menyambut baik inisiatif dari GPS Tangsel. Bagi kami di Diskominfo, masjid adalah simpul sosial yang sangat strategis. Melalui GPS Digital Academy, kita tidak hanya bicara soal literasi digital dasar, tetapi bagaimana fasilitas publik dan komunitas bisa sinkron dengan arah pembangunan transformasi digital kota," kata Kepala Diskominfo Tangsel, TB Asep Nurdin, dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).

Pemilihan masjid sebagai basis pelatihan bukan tanpa alasan. Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, masjid dinilai memiliki daya rekat sosial yang kuat di tengah masyarakat. Dengan mengintegrasikan kurikulum AI dan coding ke dalam kegiatan remaja masjid, pemerintah berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya religius, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi global.

Lebih jauh, GPS Digital Academy & Innovation Center akan menjadi ekosistem belajar yang inklusif. Program ini tidak hanya membekali peserta dengan kemampuan teknis seperti menyusun algoritma atau membangun aplikasi, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi-inovasi digital berbasis komunitas. Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa rumah ibadah dapat menjadi motor penggerak peradaban digital jika dikelola secara tepat dan kolaboratif.

Pelaksanaan pelatihan ini dijadwalkan akan segera dimulai dalam waktu dekat, dengan target awal menjaring puluhan remaja masjid yang antusias mendalami dunia teknologi. Pemerintah setempat optimistis, sinergi antara birokrasi dan komunitas keagamaan ini dapat melahirkan talenta-talenta baru yang siap bersaing di industri digital nasional. Demikian informasi yang dihimpun dari laporan Terdepan.id.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lidia-susanto

Editor Ekonomi Digital. Editor transformasi digital dan ekonomi digital.

Comments (0)

User