Sindikat Hayam Wuruk Kelola 145 Situs Judol, Deposit Capai Rp 13,9 T

Jakarta – Bareskrim Polri berhasil membongkar pusat operasi perjudian daring (judol) yang berlokasi di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Penyelidikan mengungkap bahwa sindikat ini merupakan jaringa

Jul 08, 2026 - 05:32
0 0
Sindikat Hayam Wuruk Kelola 145 Situs Judol, Deposit Capai Rp 13,9 T

Jakarta – Bareskrim Polri berhasil membongkar pusat operasi perjudian daring (judol) yang berlokasi di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Penyelidikan mengungkap bahwa sindikat ini merupakan jaringan internasional yang mengelola tidak kurang dari 145 situs judi online secara silih berganti, dengan tujuan utama menghindari upaya pemblokiran oleh pihak berwenang.

Wakil Kepala Bareskrim Polri, Inspektur Jenderal Nunung Syaifudin, menjelaskan bahwa modus operasi sindikat ini cukup canggih. Mereka tidak hanya mengandalkan pergantian alamat situs, tetapi juga menempatkan infrastruktur server dan layanan hosting di luar yurisdiksi Indonesia. Langkah ini secara signifikan mempersulit pelacakan dan penutupan akses oleh Kementerian Komunikasi dan Digital.

“Jaringan internasional ini mengelola lebih dari 145 situs judi online secara bergantian untuk menghindari pemblokiran. Mereka menggunakan server dan hosting yang berada di luar negeri,” ujar Irjen Nunung dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2026).

Dari sisi perputaran uang, angka yang terungkap sungguh fantastis. Data yang dihimpun penyidik menunjukkan total deposit yang masuk ke dalam situs-situs yang dikelola sindikat Hayam Wuruk tersebut mencapai Rp13,9 triliun. Di hadapan awak media, Irjen Nunung menekankan bahwa nominal ini masih dalam tahap pendalaman lebih lanjut oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pendalaman yang dilakukan PPATK dan OJK bertujuan untuk menelusuri aliran dana secara menyeluruh, mengidentifikasi pemilik dana serta pihak-pihak yang bertindak sebagai penampung, termasuk kemungkinan adanya praktik pencucian uang lintas negara. Angka deposit Rp13,9 triliun itu sendiri dikhawatirkan hanyalah puncak gunung es dari aktivitas keuangan yang jauh lebih besar.

Pengungkapan markas di kawasan Hayam Wuruk ini menjadi pukulan telak bagi ekosistem judi daring yang selama ini meresahkan masyarakat. Polri menegaskan tidak akan berhenti pada penangkapan operator lapangan semata, melainkan akan terus memburu aktor intelektual di balik sindikat serta memutus jaringan pendanaan yang menyokong operasi mereka.

Laporan Terdepan.id akan terus memantau perkembangan penyidikan ini secara intensif, menghadirkan informasi terkini terkait penetapan tersangka, rincian peran masing-masing individu, hingga langkah konkret pemerintah dalam memerangi judi online yang kian masif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fahmi-reza

Reporter Startup. Reporter startup dan ekosistem pendanaan.

Comments (0)

User