Said Iqbal Minta Penyekap 3 Pekerja Percetakan di Jakpus Dihukum Berat

Kasus penyekapan terhadap tiga orang karyawan percetakan di kawasan Senen, Jakarta Pusat, memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Isu ini menyedot perhatian publik setelah terungkap bahwa ketiga pek

Jul 08, 2026 - 18:32
0 1
Said Iqbal Minta Penyekap 3 Pekerja Percetakan di Jakpus Dihukum Berat

Kasus penyekapan terhadap tiga orang karyawan percetakan di kawasan Senen, Jakarta Pusat, memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Isu ini menyedot perhatian publik setelah terungkap bahwa ketiga pekerja tersebut diduga mengalami tindakan yang melanggar hak asasi manusia di lingkungan kerja. Kini, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengambil langkah proaktif dengan rencana menjenguk langsung para korban.

Said Iqbal, yang juga dikenal sebagai Presiden Partai Buruh, menyampaikan pernyataan tegasnya dalam sebuah kesempatan di Gedung Film Usmar Ismail, Jakarta Selatan, pada Senin (29/6/2026). Ia menekankan bahwa tidak boleh ada kejadian penyiksaan atau pengekangan terhadap para buruh ataupun pekerja dalam konteks apa pun.

Desakan Hukuman Berat untuk Pelaku

Pernyataan mengejutkan datang dari Said Iqbal yang mendorong aparat penegak hukum untuk tidak main-main dengan perkara ini. Ia mendesak pemerintah menindak tegas para pelaku penganiayaan yang telah menyekap tiga pekerja percetakan tersebut.

"Terhadap beberapa isu yang update, Partai Buruh mendesak pemerintah untuk memberikan hukuman yang keras kepada orang-orang yang menyekap tiga orang pekerja di percetakan," ujar Said Iqbal.

Tak hanya mengandalkan jalur hukum formal, Said Iqbal juga berencana menjenguk korban secara langsung sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moral terhadap para pekerja yang menjadi korban penyekapan tersebut. Langkah ini diharapkan dapat memastikan kondisi terkini para korban sekaligus memberikan tekanan moral kepada penegak hukum untuk mengusut kasus ini hingga tuntas.

Insiden penyekapan di kawasan Senen ini memunculkan kembali diskusi publik mengenai keamanan dan perlindungan pekerja di Indonesia. Komunitas buruh menilai bahwa kekerasan semacam ini adalah bentuk intimidasi yang tidak bisa ditoleransi di era modern. Para aktivis menyuarakan agar pengusutan tidak hanya menyasar pelaku lapangan, tetapi juga otak di balik aksi ilegal yang meresahkan kalangan pekerja tersebut.

Hingga berita ini disusun, kronologi pastinya masih terus digali oleh pihak berwenang. Namun satu hal yang pasti, suara dari Said Iqbal dan Partai Buruh menjadi sinyal kuat bahwa dunia ketenagakerjaan Indonesia tidak akan tinggal diam menghadapi perlakuan semena-mena terhadap pekerja. Terdepan.id akan terus memantau perkembangan penyelidikan ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
grace-winata

Editor Investasi. Editor panduan investasi dan produk finansial.

Comments (0)

User