Pramono Akui Galian Maut di Manggarai Merupakan Proyek Pemprov DKI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akhirnya buka suara terkait insiden tragis yang merenggut nyawa seorang balita berinisial I (4) di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan. Pramono mengonfirmasi bahwa l

Jul 08, 2026 - 18:32
0 1
Pramono Akui Galian Maut di Manggarai Merupakan Proyek Pemprov DKI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akhirnya buka suara terkait insiden tragis yang merenggut nyawa seorang balita berinisial I (4) di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan. Pramono mengonfirmasi bahwa lokasi galian tempat korban terperosok merupakan bagian dari proyek pembangunan yang diinisiasi langsung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Memang itu adalah project-nya yang diinisiasi oleh Pemerintah DKI Jakarta untuk pertamanan," ungkap Pramono saat ditemui di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (29/6/2026).

Proyek tersebut, menurut Pramono, adalah pembangunan area taman yang pembiayaannya dikelola melalui skema corporate social responsibility (CSR). Namun, pengelolaan melalui CSR ini tidak mengubah status proyek sebagai tanggung jawab pemerintah daerah. Pengakuan ini menjadi penting karena sebelumnya sempat muncul kerancuan mengenai siapa pihak yang bertanggung jawab atas galian yang terbengkalai tersebut.

Pramono menginstruksikan seluruh jajarannya untuk segera memberikan pendampingan dan bantuan kepada keluarga korban yang tengah berduka.

Berdasarkan laporan yang diterima Pramono, peristiwa nahas itu terjadi menjelang tengah malam. Korban yang masih berusia empat tahun saat itu ikut menemani sang ibu yang sedang berjualan teh di sekitar lokasi kejadian. Dalam kondisi pencahayaan yang minim dan tanpa adanya pengamanan yang memadai di area galian, bocah tersebut terperosok dan akhirnya meregang nyawa.

Pramono menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah ini. Ia juga menegaskan telah memerintahkan jajarannya untuk mengambil langkah-langkah konkret, tidak hanya untuk membantu keluarga korban secara langsung, tetapi juga untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keamanan seluruh proyek infrastruktur yang tengah berjalan di ibu kota.

Insiden ini sontak memicu gelombang kritik dari warga dan pengamat tata kota terhadap pengawasan proyek-proyek pembangunan di Jakarta. Publik mempertanyakan bagaimana sebuah galian proyek pemerintah bisa begitu terbuka dan tidak dilengkapi rambu-rambu pengaman yang memadai, terlebih di area yang ramai dengan aktivitas warga hingga larut malam.

Tim dari Dinas Pertamanan dan Kehutanan DKI Jakarta bersama kepolisian disebut telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk menentukan apakah ada unsur kelalaian yang dapat dimintakan pertanggungjawaban hukum dalam tragedi ini. Sementara itu, keluarga korban masih dalam suasana berkabung yang mendalam, menanti langkah nyata dari Pemprov DKI yang dijanjikan Pramono untuk meringankan beban mereka.

Laporan ini pertama kali dihimpun oleh tim Terdepan.id dari pernyataan resmi Gubernur DKI Jakarta di Kota Tua.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
suwandi-tan

Editor Bisnis. Editor isu korporasi, M&A, dan sektor riil.

Comments (0)

User