Purbaya Jamin Insentif Pajak Kompetitif untuk Investor Asing di PFII

Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan paket insentif perpajakan yang menarik bagi para investor global yang akan menanamkan modalnya di Pusat

Jul 08, 2026 - 00:24
0 0
Purbaya Jamin Insentif Pajak Kompetitif untuk Investor Asing di PFII

Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan paket insentif perpajakan yang menarik bagi para investor global yang akan menanamkan modalnya di Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa pusat keuangan baru tersebut mampu bersaing dengan pusat-pusat keuangan internasional lainnya di kawasan.

Standar Internasional yang Jadi Patokan

Dalam upaya menarik arus modal asing, insentif yang disiapkan akan dirancang dengan mengadopsi praktik terbaik dari berbagai International Financial Center (IFC) di dunia. Purbaya mengungkapkan bahwa pemerintah akan mempelajari kerangka insentif yang berlaku di pusat keuangan seperti Singapura, Hong Kong, dan Dubai, lalu menyesuaikannya dengan konteks dan kebutuhan Indonesia. Ia menekankan, yang terpenting bukan sekadar mencontoh, melainkan meramu kebijakan fiskal yang paling berdaya saing.

Menurutnya, PFII harus memiliki nilai tawar yang unik. Oleh karena itu, insentif yang akan diluncurkan tidak hanya mencakup potongan tarif pajak penghasilan badan, tetapi juga kemungkinan insentif untuk pajak dividen, pembebasan bea masuk untuk peralatan sektor keuangan, hingga kemudahan administrasi pajak bagi tenaga kerja asing berkualitas tinggi yang akan berkiprah di pusat keuangan tersebut.

"Nanti kita lihat yang paling, semua insentif yang membuat PFII ini lebih berdaya saing secara internasional," ujar Purbaya seusai rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2026).

Purbaya menyampaikan hal tersebut dalam sesi diskusi yang juga membahas kerangka regulasi pendukung PFII. Komisi XI yang membidangi keuangan, perbankan, dan perencanaan pembangunan menyambut baik inisiatif tersebut, sambil mengingatkan agar pemberian insentif tetap selaras dengan upaya menjaga kesehatan fiskal jangka panjang. Pemerintah, kata Purbaya, akan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan transparansi dalam setiap perumusan kebijakan.

PFII merupakan salah satu pilar penting dalam ekosistem Ibu Kota Nusantara (IKN) yang digadang-gadang menjadi motor baru transformasi ekonomi. Dengan menggelontorkan stimulus fiskal yang kompetitif, Indonesia berharap tidak hanya mampu menarik investor portofolio, tetapi juga memikat institusi keuangan raksasa untuk membuka kantor pusat regional mereka. Langkah ini dinilai strategis dalam memperdalam pasar modal domestik, menciptakan lapangan kerja profesional, serta memperkuat posisi tawar Indonesia di panggung keuangan global. Detail final paket insentif direncanakan akan diumumkan setelah proses harmonisasi dengan otoritas terkait selesai dalam beberapa bulan mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
grace-winata

Editor Investasi. Editor panduan investasi dan produk finansial.

Comments (0)

User