Penghargaan WRI Ross Center Prize for Cities 2025-2026 Diraih Makassar

KOTA MAKASSAR — Wali Kota Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi sukses membawa Kota Makassar menerima penghargaan global bergengsi WRI Ross Center Prize for Cities 2025-2026. Apresiasi ini menja

Jul 08, 2026 - 05:46
0 0
Penghargaan WRI Ross Center Prize for Cities 2025-2026 Diraih Makassar

KOTA MAKASSAR — Wali Kota Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi sukses membawa Kota Makassar menerima penghargaan global bergengsi WRI Ross Center Prize for Cities 2025-2026. Apresiasi ini menjadikan Makassar semakin disegani sebagai kota inovatif di panggung internasional. Penghargaan tersebut diberikan oleh World Resources Institute (WRI) kepada inisiatif, proyek, atau program transformatif yang mendorong keberlanjutan perkotaan.

Menurut pantauan Terdepan.id, keberhasilan ini tidak lepas dari kepemimpinan Appi yang mendorong terobosan di bidang mobilitas, kesehatan, dan infrastruktur. WRI menilai program-program Pemkot Makassar memiliki dampak nyata dalam mengatasi tantangan perkotaan yang kompleks, sehingga layak dijadikan percontohan bagi kota-kota lain di dunia.

Penghargaan WRI Ross Center Prize for Cities merupakan yang tertinggi di tingkat global untuk praktik transformasi perkotaan. Setiap tahunnya, dewan juri independen menyaring ratusan kandidat dari berbagai negara. Fokus penilaian adalah bagaimana sebuah kota mampu mengubah sistem yang sudah ada menjadi lebih berkelanjutan, inklusif, dan tahan terhadap perubahan iklim.

“Penghargaan ini adalah bukti bahwa ketika pemimpin kota berani mengambil risiko dan berkolaborasi dengan masyarakat, perubahan besar bisa terjadi. Makassar kini memasuki babak baru sebagai kota yang diperhitungkan dalam inovasi tata kelola perkotaan,” ujar Appi dalam keterangan resmi yang diterima Terdepan.id, Kamis (13/2/2026).

Beberapa program yang disorot dewan juri antara lain integrasi transportasi publik ramah lingkungan, revitalisasi ruang terbuka hijau yang terhubung dengan pusat layanan kesehatan, serta digitalisasi sistem infrastruktur dasar. Data dari laporan Terdepan.id menunjukkan bahwa dalam dua tahun terakhir, Makassar berhasil menurunkan volume kemacetan hingga 22 persen dan meningkatkan kualitas udara di zona perkotaan melalui kebijakan mobilitas rendah emisi.

Pengakuan ini juga diyakini bakal menarik lebih banyak investasi hijau ke Makassar. Sejumlah delegasi internasional dan lembaga donor telah menyatakan minat untuk mereplikasi model "Makassar Inovatif" di kota-kota pesisir dengan karakteristik serupa. Dampak prestisius ini sekaligus menempatkan Indonesia kembali di peta kepemimpinan pembangunan perkotaan berkelanjutan.

Dengan diraihnya penghargaan tersebut, Pemkot Makassar berkomitmen melanjutkan transformasi yang sudah berjalan dan memperluas jangkauan program ke kawasan pinggiran. Langkah ini sejalan dengan visi WRI untuk menciptakan kota yang tidak hanya layak huni, tetapi juga tangguh menghadapi krisis iklim di masa depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
suwandi-tan

Editor Bisnis. Editor isu korporasi, M&A, dan sektor riil.

Comments (0)

User