Pelatih Persib Respons Pemanggilan 11 Pilar ke Timnas Indonesia

Bandung — Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, akhirnya angkat bicara mengenai pemanggilan 11 pemainnya ke skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 yang

Jul 09, 2026 - 16:48
0 0

Bandung — Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, akhirnya angkat bicara mengenai pemanggilan 11 pemainnya ke skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 yang akan berlangsung pada Desember mendatang. Pemanggilan massal ini memicu kekhawatiran di kubu Maung Bandung, mengingat krusialnya posisi para pemain tersebut dalam menjaga konsistensi tim di kompetisi domestik.

Hodak mengakui bahwa situasi ini tidak ideal. Kehilangan lebih dari setengah tim utama di tengah musim adalah tantangan besar, namun ia menegaskan bahwa pemanggilan ke tim nasional merupakan kehormatan yang tidak bisa ditolak.

"Kami bangga para pemain kami dipercaya membela negara. Ini menunjukkan kualitas skuad Persib. Tapi tentu sebagai pelatih klub, kami harus memutar otak untuk menutup lubang yang ditinggalkan,"
ujar Hodak dalam konferensi pers di Graha Persib, Selasa (15/4).

Di antara 11 nama yang dipanggil, terdapat dua figur sentral yang menjadi sorotan: Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen. Kedua pemain diaspora ini telah menjadi pilar utama lini belakang dan lini serang Persib musim ini. Absennya mereka dipastikan mengubah keseimbangan formasi tim secara signifikan. Sandy dikenal sebagai bek kanan modern yang rajin membantu serangan, sementara Ragnar adalah kunci kreativitas di sepertiga akhir lapangan.

Yang menarik, Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya telah memberikan sinyal bahwa pemain diaspora Eropa lainnya — seperti Eliano Reijnders atau Mees Hilgers — kemungkinan tidak akan bergabung untuk Piala AFF 2026. Ini menjadikan kontribusi pemain diaspora yang sudah berkarier di Indonesia, seperti Sandy dan Ragnar bersama Persib, menjadi lebih vital dari sebelumnya.

Berikut poin-poin kunci terkait pemanggilan ini:

  • Jumlah besar: 11 pemain adalah kontribusi klub terbanyak dari satu tim Liga 1
  • Mencakup semua lini: Kiper, bek, gelandang, hingga penyerang — semuanya terwakili
  • Dampak liga: Persib akan bertanding tanpa para pilar ini saat Piala AFF bergulir, bersamaan dengan jadwal padat Liga 1
  • Peluang bagi cadangan: Hodak menyebut ini sebagai momen bagi pemain pelapis untuk unjuk gigi

Cahya Supriadi, kiper muda yang juga masuk daftar panggil, menyatakan kesiapannya bersaing di level internasional.

"Saya akan bekerja keras. Ini kesempatan besar yang tidak akan saya sia-siakan. Latihan bersama pemain-pemain terbaik di Persib setiap hari sudah menjadi bekal yang kuat,"
kata Cahya dalam wawancara terpisah dengan ANTARA.

Keberangkatan 11 pemain ke Piala AFF berpotensi meninggalkan lubang besar di tubuh Persib. Dari 11 starter, delapan di antaranya adalah reguler utama. Hodak dan staf pelatih kini tengah menyusun rotasi darurat dengan mengandalkan pemain akademi dan cadangan yang selama ini minim menit bermain. Ujian sesungguhnya akan terlihat saat Persib menghadapi rangkaian pertandingan tandang di bulan Januari tanpa skuad penuh.

Di sisi lain, para pengamat sepak bola nasional menilai bahwa dominasi Persib dalam daftar panggil Timnas adalah cerminan keberhasilan pembinaan klub musim ini. Performa apik di Liga 1 dan partisipasi di kompetisi Asia telah memoles para pemain menjadi lebih matang. Jika momentum ini bisa dijaga, Timnas Indonesia diuntungkan dengan kehadiran personel yang kompak secara klub.

Hodak menutup pernyataannya dengan pesan tegas:

"Kami tidak akan mencari alasan. Sepak bola adalah tentang beradaptasi. Kami sudah siapkan skenario terburuk dan skenario terbaik. Yang penting, para pemain yang ke timnas kembali dalam kondisi sehat dan membawa pengalaman positif untuk klub."

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User