PEKANBARU, TERDEPAN.ID – Kecelakaan maut yang melibatkan bus penumpang dan truk tronton di ruas Tol Pekanbaru-Dumai,

Berdasarkan laporan yang dihimpun di lapangan, Bus Pelangi yang sarat penumpang terlibat benturan keras dengan sebuah truk tronton. Insiden yang terjadi pada Selasa (7/7/2026) itu langsung memicu kep

Jul 08, 2026 - 04:42
0 0
PEKANBARU, TERDEPAN.ID  – Kecelakaan maut yang melibatkan bus penumpang dan truk tronton di ruas Tol Pekanbaru-Dumai,

Berdasarkan laporan yang dihimpun di lapangan, Bus Pelangi yang sarat penumpang terlibat benturan keras dengan sebuah truk tronton. Insiden yang terjadi pada Selasa (7/7/2026) itu langsung memicu kepanikan. Dua penumpang dinyatakan meninggal dunia di tempat, sementara belasan lainnya dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat dengan luka ringan hingga serius.

Sopir Hilang, Polisi Lakukan Pengejaran

Fakta paling mencolok dari kecelakaan ini adalah tindakan sopir bus yang langsung tidak diketahui keberadaannya begitu benturan terjadi. Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Jeki Rahmat Mustika, membenarkan bahwa pengemudi bus belum ditemukan hingga proses evakuasi selesai dilakukan.

“Supir melarikan diri. Saat ini sedang dilakukan upaya pengejaran oleh pihak Satlantas,” tegas Kombes Jeki saat dikonfirmasi, Selasa (7/7/2026).

Kombes Jeki juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam insiden tersebut. Pihak kepolisian, lanjutnya, telah menuntaskan evakuasi terhadap seluruh korban serta menderek bangkai kendaraan yang terlibat guna mengurai kemacetan panjang yang sempat terjadi di gerbang tol kawasan itu.

Kronologi dan Dugaan Sementara

Meski detail kronologi masih dalam pendalaman Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas), olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan benturan terjadi cukup keras di titik rawan kecelakaan jalur tol tersebut. Sejumlah saksi mata yang merupakan penumpang bus dan pengendara lain di sekitar lokasi tengah dimintai keterangan untuk mengonstruksi ulang peristiwa tragis itu.

Hilangnya sopir bus tentu memunculkan dugaan adanya unsur kelalaian fatal atau pelanggaran lalu lintas berat yang coba dihindari pertanggungjawabannya. Aparat Satlantas kini tengah memburu identitas dan keberadaan sang sopir. Tim gabungan juga melakukan pelacakan melalui perusahaan otobus (PO) pemilik bus Pelangi guna meminta keterangan resmi terkait identitas pengemudi yang bertugas pada rute itu.

Di sisi lain, keluarga korban meninggal dunia masih menjalani proses identifikasi dan pendampingan trauma. Pihak rumah sakit berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat untuk memastikan hak-hak korban kecelakaan terpenuhi, terutama bagi penumpang yang mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan intensif.

Insiden ini menambah panjang daftar kelam kecelakaan di ruas tol trans-Sumatera yang kerap dipicu faktor kelelahan pengemudi dan minimnya pengawasan operasional bus malam. Terdepan.id akan terus memantau perkembangan pengejaran sopir buron ini dan memberikan informasi terkini dari pihak berwajib.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fahmi-reza

Reporter Startup. Reporter startup dan ekosistem pendanaan.

Comments (0)

User