Lonjakan Fantastis: Bisnis Kripto Keluarga Trump Sumbang Rp 25 Triliun dalam Setahun

Washington DC – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melaporkan tambahan pendapatan yang mencengangkan dalam setahun terakhir, mencapai lebih dari US$ 1,4 miliar atau setara dengan Rp 25 triliun

Jul 08, 2026 - 05:07
0 0
Lonjakan Fantastis: Bisnis Kripto Keluarga Trump Sumbang Rp 25 Triliun dalam Setahun

Washington DC – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melaporkan tambahan pendapatan yang mencengangkan dalam setahun terakhir, mencapai lebih dari US$ 1,4 miliar atau setara dengan Rp 25 triliun. Suntikan dana segar itu berasal dari lini bisnis aset digital yang dikelola keluarganya, menegaskan betapa sektor kripto telah menjadi mesin cuan utama bagi orang nomor satu di Negeri Paman Sam tersebut.

Menurut dokumen laporan keuangan tahun 2025 yang diserahkan kepada Kantor Etika Pemerintah AS dan ditelaah oleh tim Terdepan.id, total kekayaan bersih Trump kini menembus angka US$ 6,5 miliar atau sekitar Rp 116,7 triliun. Angka tersebut melonjak signifikan dibandingkan periode sebelumnya, terutama ditopang oleh kinerja bisnis kripto yang dirintis sejak masa kampanye kepresidenan.

Laporan ini menjadi bukti sahih bahwa keterlibatan keluarga Trump di pasar aset digital bukan sekadar strategi politik, melainkan fondasi ekonomi baru yang menghasilkan keuntungan riil dalam jumlah sangat besar.

Bisnis kripto yang dimaksud mencakup berbagai proyek turunan, mulai dari platform keuangan terdesentralisasi (DeFi), token non-fungible (NFT), hingga perusahaan induk yang menaungi investasi di jaringan blockchain. Langkah agresif Trump merangkul industri ini sejak 2024—saat ia mulai aktif mempromosikan aset digital sebagai bagian dari kebijakan ekonomi nasional—kini berbuah manis. Pendapatan US$ 1,4 miliar itu mayoritas berasal dari apresiasi nilai portofolio kripto milik entitas keluarga serta dividen dari perusahaan patungan yang fokus pada tokenisasi aset dunia nyata.

Transparansi pelaporan keuangan presiden memang diwajibkan oleh undang-undang federal AS, namun publikasi kali ini memicu diskusi luas tentang potensi konflik kepentingan. Di satu sisi, lonjakan kekayaan ini memperlihatkan kemampuan Trump mengkapitalisasi tren pasar kripto yang kembali bergairah sepanjang 2025. Di sisi lain, posisinya sebagai kepala negara sekaligus pemilik bisnis raksasa di sektor yang regulasinya sedang ia bentuk menimbulkan pertanyaan etis dari berbagai kalangan pengamat.

Kantor Etika Pemerintah AS tidak memberikan komentar langsung ihwal substansi laporan, namun menegaskan bahwa dokumen telah melalui prosedur pemeriksaan standar. Sementara itu, juru bicara Gedung Putih menyatakan bahwa seluruh aset presiden telah dikelola oleh pihak ketiga independen (blind trust) sesuai aturan yang berlaku, meskipun detail struktur kepercayaan tersebut masih menjadi perdebatan di Kongres.

Dengan total kekayaan yang kini setara Rp 116,7 triliun, posisi Trump dalam daftar orang terkaya di AS pun merangkak naik. Para analis memperkirakan bahwa jika momentum pasar kripto bertahan, angka tersebut berpotensi kembali membengkak dalam satu hingga dua tahun ke depan. Bagi Trump, ini adalah modal politik sekaligus ekonomi yang kian kokoh menjelang paruh masa jabatan keduanya di Gedung Putih.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fahmi-reza

Reporter Startup. Reporter startup dan ekosistem pendanaan.

Comments (0)

User