King Cobra 3 Meter Masuk Rumah Warga di Bogor, Damkar Turun Tangan

Kemunculan seekor ular king cobra berukuran jumbo menggegerkan warga di Kelurahan Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat. Reptil berbisa tinggi itu nekat menyusup ke area rumah p

Jul 06, 2026 - 13:13
0 0
King Cobra 3 Meter Masuk Rumah Warga di Bogor, Damkar Turun Tangan

Kemunculan seekor ular king cobra berukuran jumbo menggegerkan warga di Kelurahan Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat. Reptil berbisa tinggi itu nekat menyusup ke area rumah penduduk, memicu kepanikan dan mendorong respons cepat dari petugas pemadam kebakaran setempat. Berdasarkan informasi yang dihimpun Terdepan.id, panjang ular tersebut diperkirakan mencapai tiga meter, ukuran yang cukup signifikan untuk seekor king cobra dewasa.

Warga Geger, Damkar Langsung Bergerak

Insiden ini terjadi pada Selasa, 30 Juni 2026. Awalnya, kabar tentang kehadiran ular besar itu menyebar dari mulut ke mulut di lingkungan sekitar. Warga yang resah langsung melaporkan temuan tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor. Tanpa menunggu lama, tim rescue dari damkar dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi ular tersebut. Proses evakuasi berlangsung dramatis mengingat king cobra dikenal sebagai salah satu ular paling mematikan di dunia.

Panjang Tiga Meter, Berpotensi Bahaya

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Bogor, M. Ade Nugraha, mengonfirmasi peristiwa tersebut saat diwawancarai Terdepan.id, Kamis (2/7/2026). Ia menyebut ukuran ular yang berhasil diamankan cukup besar.

"Sekitar tiga meteran ular king cobra-nya," ujar Ade Nugraha.

Dengan panjang sebesar itu, ular jenis ini memiliki potensi bahaya yang tidak bisa diremehkan. Racun neurotoksin yang dimilikinya mampu melumpuhkan sistem saraf mangsa dalam waktu singkat, sehingga keberadaannya di permukiman warga menjadi ancaman serius.

Evakuasi Berjalan Lancar, Warga Diminta Waspada

Beruntung, proses evakuasi berlangsung tanpa kendala berarti. Tim damkar yang terlatih berhasil mengamankan reptil tersebut menggunakan peralatan khusus penangkap ular. Tidak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa ini, baik dari pihak warga maupun petugas. Meski demikian, pihak damkar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat musim hujan atau peralihan cuaca yang kerap mendorong ular mencari tempat berlindung di sekitar hunian manusia. Warga diimbau untuk segera melapor ke petugas jika menemukan satwa liar berbahaya di lingkungan mereka, dan tidak mencoba menanganinya sendiri tanpa keahlian yang memadai.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa habitat alami satwa liar di kawasan Bogor masih cukup dekat dengan area permukiman, sehingga interaksi semacam ini berpotensi terulang. Kesiapsiagaan dan edukasi warga menjadi kunci untuk meminimalkan risiko pertemuan tak terduga dengan ular berbisa di masa mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
toni-kurniadi

Reporter Fintech. Reporter fintech dan pembayaran digital.

Comments (0)

User