Kemensos dan ITB Visi Nusantara Perkuat Pemberdayaan Lulusan Sekolah Rakyat

Terdepan.id, Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) secara resmi membuka peluang kolaborasi strategis dengan Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Visi Nusantara Bogor. Kerja sama ini difokuskan pada

Jul 06, 2026 - 13:51
0 0
Kemensos dan ITB Visi Nusantara Perkuat Pemberdayaan Lulusan Sekolah Rakyat

Terdepan.id, Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) secara resmi membuka peluang kolaborasi strategis dengan Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Visi Nusantara Bogor. Kerja sama ini difokuskan pada penguatan program pemberdayaan masyarakat desa, sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi bagi para lulusan Sekolah Rakyat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan dan pelatihan keterampilan yang terintegrasi.

Audensi di Kantor Kemensos

Pembahasan awal kerja sama tersebut berlangsung dalam audiensi antara Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dengan tim dari Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Digital (LP2MD) ITB Visi Nusantara Bogor. Pertemuan digelar di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, pada Rabu (24/6/2026). Suasana diskusi berlangsung hangat dan produktif, menandakan keseriusan kedua belah pihak dalam mewujudkan sinergi yang berdampak langsung bagi masyarakat prasejahtera.

Peserta dan Perwakilan

Dari pihak kampus, hadir sejumlah tokoh kunci, di antaranya Ketua Yayasan Visi Nusantara Yusfitriadi, Badan Pembina Harian (BPH) ITB Visi Nusantara Bogor Jerry Sumampouw, Rektor ITB Visi Nusantara Bogor Daniel Zuchron, Kepala LP3I Zaenal Abidin Riam, Kepala LP2MD Tino Rahardian, dan Sekretaris LP2MD Abidin. Sementara itu, Wamensos Agus Jabo Priyono didampingi oleh Direktur Pemberdayaan Masyarakat Kemensos Adrianus Alla dan jajaran Tenaga Ahli Menteri. Kehadiran lengkap para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen tinggi terhadap agenda pemberdayaan.

Fokus Pemberdayaan dan Pendidikan

Dalam diskusi tersebut, ditekankan bahwa lulusan Sekolah Rakyat—program pendidikan nonformal yang diinisiasi oleh Kemensos untuk keluarga penerima manfaat—membutuhkan jembatan menuju pendidikan tinggi atau dunia kerja. ITB Visi Nusantara Bogor melalui LP2MD menawarkan program pelatihan kewirausahaan digital, inkubasi bisnis, serta kemungkinan beasiswa bagi siswa berprestasi dari kalangan kurang mampu. "Kami melihat potensi besar dari anak-anak Sekolah Rakyat. Mereka hanya butuh kesempatan dan pendampingan yang tepat," ujar Rektor Daniel Zuchron di sela-sela audiensi.

"Kolaborasi ini adalah langkah konkret untuk memastikan tidak ada lagi lulusan Sekolah Rakyat yang berhenti bermimpi. Negara hadir melalui sinergi dengan perguruan tinggi, membuka jalan bagi mereka menjadi pelaku perubahan di desanya," kata Wamensos Agus Jabo Priyono dalam kesempatan yang sama.

Harapan ke Depan

Kolaborasi Kemensos dan ITB Visi Nusantara Bogor diharapkan dapat melahirkan model pemberdayaan berbasis desa yang berkelanjutan. Nantinya, alumni program ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi lokal melalui usaha mikro berbasis digital. Dengan demikian, perluasan akses pendidikan ini tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa. Kedua belah pihak sepakat untuk segera merumuskan nota kesepahaman (MoU) sebagai landasan hukum bagi pelaksanaan program-program pemberdayaan yang direncanakan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
suwandi-tan

Editor Bisnis. Editor isu korporasi, M&A, dan sektor riil.

Comments (0)

User