Duka Selimuti Venezuela Saat Korban Gempa Dahsyat Terus Bertambah

Caracas - Suasana duka mendalam menyelimuti Venezuela setelah gempa kembar dahsyat mengguncang negara tersebut pada Rabu (24/6) sore waktu setempat. Hingga Jumat (26/6/2026), laporan resmi dari otori

Jul 06, 2026 - 13:40
0 0
Duka Selimuti Venezuela Saat Korban Gempa Dahsyat Terus Bertambah

Caracas - Suasana duka mendalam menyelimuti Venezuela setelah gempa kembar dahsyat mengguncang negara tersebut pada Rabu (24/6) sore waktu setempat. Hingga Jumat (26/6/2026), laporan resmi dari otoritas setempat yang dihimpun Terdepan.id menunjukkan jumlah korban jiwa terus meningkat, seiring tim penyelamat yang masih berjibaku mencari korban selamat di bawah puing-puing bangunan yang ambruk.

Gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang wilayah sekitar 60 kilometer barat laut Caracas pada pukul 16.14 waktu lokal, disusul gempa kedua berkekuatan 7,5 hanya berselang 18 menit kemudian. Pusat gempa berada di kedalaman dangkal sekitar 10 kilometer, sehingga guncangan terasa sangat kuat hingga ke ibu kota dan daerah sekitarnya. Badan Survei Geologi Venezuela (VGS) mencatat setidaknya 15 gempa susulan dengan magnitudo di atas 4,0 dalam dua hari terakhir.

Kerusakan Infrastruktur Parah

Sejumlah gedung di Caracas, termasuk pusat perbelanjaan, perkantoran, dan rumah sakit, dilaporkan rusak parah hingga rata dengan tanah. Data sementara dari Kementerian Pekerjaan Umum Venezuela menyebutkan sedikitnya 40 bangunan mengalami kerusakan struktural signifikan. Jalan-jalan utama retak, jembatan ambruk, dan jaringan listrik serta komunikasi terputus di beberapa distrik. Rumah Sakit Vargas di pusat kota terpaksa mengevakuasi ratusan pasien karena gedungnya dianggap tidak aman.

“Kami masih dalam tahap penilaian kerusakan, namun sudah jelas ini adalah salah satu bencana terburuk yang menimpa Venezuela dalam satu dekade terakhir,” ujar Menteri Dalam Negeri Venezuela, José Rodríguez, dalam konferensi pers yang dikutip Terdepan.id.

“Prioritas utama kami saat ini adalah menyelamatkan nyawa sebanyak mungkin. Tim darurat dari seluruh negara bagian telah dikerahkan ke zona bencana.”

Bantuan internasional mulai berdatangan. Palang Merah Regional Amerika Latin telah mengirimkan tim medis dan logistik darurat, sementara negara-negara tetangga seperti Kolombia dan Brasil menawarkan bantuan penyelamatan dan pangan. PBB melalui kantor koordinasi bantuan darurat (OCHA) menyatakan siap mengirimkan tim penilai bencana.

Hingga berita ini diturunkan, jumlah korban jiwa tercatat mencapai 127 orang, lebih dari 500 luka-luka, dan puluhan masih dinyatakan hilang. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan proses pencarian yang masih berlangsung. Presiden Venezuela, Carlos Hernández, telah mengumumkan masa berkabung nasional selama tiga hari dan meminta seluruh warga untuk tetap waspada terhadap gempa susulan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
olivia-hartono

Reporter Pasar Modal. Reporter saham, obligasi, dan emiten.

Comments (0)

User