Bom Mortir Sisa Perang Dunia II Ditemukan Lagi di Papua, Gegana Turun Tangan

Warga Kabupaten Jayapura, Papua, kembali dikejutkan oleh penemuan bom mortir yang diduga kuat merupakan peninggalan Perang Dunia II. Benda berbahaya itu ditemukan di belakang Kompleks Daime-Daime, Do

Jul 06, 2026 - 13:51
0 0
Bom Mortir Sisa Perang Dunia II Ditemukan Lagi di Papua, Gegana Turun Tangan

Warga Kabupaten Jayapura, Papua, kembali dikejutkan oleh penemuan bom mortir yang diduga kuat merupakan peninggalan Perang Dunia II. Benda berbahaya itu ditemukan di belakang Kompleks Daime-Daime, Doyo Baru, Distrik Waibu, pada Rabu (24/6). Menindaklanjuti laporan warga, Tim Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Papua segera diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan dan mengevakuasi mortir tersebut.

Kronologi penemuan bermula ketika seorang warga yang tengah melakukan aktivitas di area belakang kompleks secara tidak sengaja melihat benda mencurigakan yang sebagian terkubur di dalam tanah. Bentuknya yang mirip proyektil besar membuat warga segera menghubungi aparat setempat. Begitu menerima laporan, Polres Jayapura berkoordinasi dengan Tim Gegana untuk memastikan keamanan di sekitar lokasi.

Prosedur Aman Evakuasi Amunisi Tua

Setibanya di tempat kejadian, tim Gegana langsung melakukan sterilisasi area dan memeriksa kondisi mortir. Meskipun telah berusia puluhan tahun, amunisi sisa perang seperti ini tetap menyimpan potensi ledakan tinggi karena bahan peledak di dalamnya masih mungkin reaktif. Proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati menggunakan peralatan khusus, dan mortir tersebut kemudian dibawa ke tempat aman untuk penanganan lebih lanjut.

Dari laporan yang dihimpun media kami, ciri fisik mortir menunjukkan karakteristik persenjataan era 1940-an, menguatkan dugaan bahwa itu adalah artefak dari masa Perang Pasifik. Jayapura dan daerah sekitarnya memang menjadi salah satu medan pertempuran penting antara pasukan Sekutu dan Jepang, sehingga tidak jarang warga menemukan sisa-sisa amunisi hingga kini.

"Penemuan benda yang diduga merupakan sisa amunisi peninggalan perang yang berpotensi membahayakan keselamatan warga apabila tidak segera ditangani oleh petugas yang berwenang," ujar Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak menyentuh atau memindahkan sendiri jika menemukan benda serupa. Langkah paling aman adalah segera melaporkannya ke aparat terdekat agar tindakan profesional dapat diambil. Sepanjang tahun ini, setidaknya sudah beberapa kali ditemukan mortir atau granat sisa perang di kawasan Jayapura, menandakan perlunya kewaspadaan warga yang bermukim di lahan yang belum sepenuhnya bersih dari material perang.

Evakuasi terbaru ini berjalan lancar tanpa insiden. Tim Gegana tidak hanya mengamankan benda berbahaya, tetapi juga memeriksa area sekitar untuk memastikan tidak ada amunisi lain yang terlewat. Penemuan ini menjadi pengingat betapa panjang jejak sejarah perang yang masih membekas di tanah Papua, sekaligus pentingnya deteksi dini demi keamanan bersama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
toni-kurniadi

Reporter Fintech. Reporter fintech dan pembayaran digital.

Comments (0)

User