Andre Rosiade Apresiasi Tinggi Kepercayaan Publik ke Polri 82,4%
Jakarta, TERDEPAN.ID – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyusul ca
Jakarta, TERDEPAN.ID – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyusul capaian positif tingkat kepercayaan publik. Apresiasi ini merespons data terbaru yang menunjukkan tren peningkatan citra institusi penegak hukum tersebut di mata masyarakat.
Menurut Andre, hasil yang dirilis oleh lembaga survei kredibel tersebut menjadi bukti nyata bahwa jajaran Polri di bawah kepemimpinan saat ini terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Polri dinilai mampu menjawab ekspektasi dan harapan masyarakat yang menginginkan pelayanan yang transparan, responsif, dan humanis.
"Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas hasil survei Litbang Kompas terhadap Polri tahun 2026 yang menunjukkan penilaian masyarakat semakin baik dari tahun ke tahun," ujar Andre Rosiade kepada awak media di Jakarta, Minggu (28/6/2026).
Politisi Gerindra tersebut menekankan bahwa angka ini bukan sekadar statistik, melainkan refleksi dari kerja keras seluruh personel di lapangan. Ia berharap momentum positif ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan, terutama dalam menghadapi tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks di era digital.
Survei Litbang Kompas: Angka Kepercayaan Tembus 82,4 Persen
Merujuk pada hasil survei yang dipublikasikan, tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri pada tahun 2026 tercatat berada pada angka 82,4%. Capaian ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya yang hanya menyentuh angka 76,2%. Lonjakan lebih dari enam persen ini menunjukkan adanya pemulihan dan penguatan legitimasi Polri di tengah masyarakat.
Tidak hanya dari sisi kepercayaan, survei yang sama juga merekam tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan Polri. Angka kepuasan tercatat sebesar 67,6%, menandakan bahwa mayoritas masyarakat merasa terbantu dengan kehadiran aparat. Sementara itu, citra positif institusi berada di posisi 71,5%. Indikator ini menggambarkan bahwa persepsi publik terhadap Polri semakin condong ke arah yang konstruktif dan kolaboratif.
Pengamat menilai bahwa kenaikan ini tidak terlepas dari berbagai inovasi pelayanan publik dan pendekatan persuasif yang diterapkan Polri. Program-program seperti restorative justice serta digitalisasi layanan administrasi dinilai sukses mendekatkan institusi dengan masyarakat akar rumput. Andre Rosiade menambahkan bahwa DPR, khususnya di komisi terkait, akan terus mendorong penguatan anggaran dan fasilitas demi mendukung reformasi kultural di tubuh Polri agar kepercayaan ini dapat terus berkelanjutan.
Comments (0)