Dukungan Mengalir: Pedagang dan Petani Gelar Aksi Damai di Patung Kuda Jakarta

Jakarta, Terdepan.id — Suasana di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada siang ini tampak berbeda. Ratusan warga yang tergabung dalam aliansi pedagang pasar tradisional, petani, dan pelaku usaha

Jul 08, 2026 - 06:19
0 1
Dukungan Mengalir: Pedagang dan Petani Gelar Aksi Damai di Patung Kuda Jakarta

Jakarta, Terdepan.id — Suasana di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada siang ini tampak berbeda. Ratusan warga yang tergabung dalam aliansi pedagang pasar tradisional, petani, dan pelaku usaha mikro dari berbagai penjuru daerah menggelar aksi damai. Dengan membawa spanduk dan poster bernada optimistis, massa menyampaikan aspirasi dukungan terhadap serangkaian program kerakyatan yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

Berdasarkan pantauan Terdepan.id di lokasi, aksi yang berlangsung tertib ini diramaikan oleh peserta yang datang tidak hanya dari sekitar Jabodetabek, melainkan juga dari daerah-daerah sentra pertanian di Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga sebagian wilayah Sumatera. Mereka berkumpul bukan untuk memprotes, melainkan untuk memperlihatkan ekspresi solidaritas dan harapan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai pro-rakyat kecil.

Sejumlah perwakilan massa secara bergantian menyampaikan orasi di atas mobil komando. Inti dari suara mereka seragam: keyakinan bahwa program pemberdayaan ekonomi yang tengah dijalankan mampu mengangkat harkat petani di desa serta pedagang kecil di perkotaan. Mereka menilai, kebijakan seperti stabilisasi harga bahan pokok di tingkat produsen, kemudahan akses permodalan, serta penguatan koperasi dan pasar tradisional telah memberi napas baru bagi sektor informal yang sempat tergerus arus digitalisasi dan distribusi modern.

“Kami datang dari Brebes dengan biaya sendiri. Bukan karena siapa-siapa, tapi karena kami merasakan langsung perubahan kebijakan di lapangan. Harga bawang saat panen kemarin lebih stabil, dan kami ingin ini berlanjut,” ujar Mashadi, salah satu petani yang ikut dalam rombongan aksi.

Nuansa aksi begitu guyub. Peserta tidak hanya mengenakan atribut khas organisasi, tetapi juga pakaian sehari-hari yang identik dengan profesi mereka, seperti kaos oblong dan caping petani. Terlihat pula ibu-ibu pedagang sayur yang membawa keranjang kecil sebagai simbol identitas usaha mereka. Panggung aspirasi ini dikemas seperti pasar rakyat mini, dengan ornamen hasil bumi yang turut dipamerkan untuk menunjukkan potensi ekonomi kerakyatan yang sesungguhnya.

Pihak kepolisian yang berjaga di sekitar lokasi memastikan arus lalu lintas tetap kondusif. Beberapa personel tampak membantu mengatur massa agar tidak meluber ke jalur utama protokol. Situasi keamanan terpantau aman tanpa gesekan berarti, mencerminkan kesadaran para peserta untuk menjaga ketertiban umum selama menyuarakan pendapat.

Gerakan ini menjadi potret menarik atas dinamika dukungan akar rumput terhadap pemerintah saat ini. Masyarakat yang sehari-hari bekerja di sektor informal memilih turun ke jalan bukan untuk melawan, melainkan untuk mempertahankan arah kebijakan yang mereka anggap telah memihak pada penguatan ekonomi domestik dan kemandirian pangan. Aksi damai ini pun diakhiri dengan doa bersama untuk keberlanjutan program-program strategis nasional yang menyentuh langsung hajat hidup orang banyak.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lidia-susanto

Editor Ekonomi Digital. Editor transformasi digital dan ekonomi digital.

Comments (0)

User