2.000 Taruna TNI-Polri Diterjunkan Jadi Kakak Asuh di 178 Sekolah Rakyat

Jakarta, Terdepan.id – Kementerian Sosial (Kemensos) mengerahkan sebanyak 2.000 Taruna TNI-Polri sebagai kakak asuh dalam program penguatan pendidikan karakter di 178 titik Sekolah Rakyat di seluru

Jul 07, 2026 - 23:11
0 1
2.000 Taruna TNI-Polri Diterjunkan Jadi Kakak Asuh di 178 Sekolah Rakyat

Jakarta, Terdepan.id – Kementerian Sosial (Kemensos) mengerahkan sebanyak 2.000 Taruna TNI-Polri sebagai kakak asuh dalam program penguatan pendidikan karakter di 178 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia. Berdasarkan laporan yang dihimpun Terdepan.id, program pendampingan ini akan berlangsung selama lima hari, tepatnya pada 3–7 Agustus 2026. Para taruna akan diterjunkan secara serentak dengan dukungan 365 perwira pendamping yang memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan prinsip aman, tertib, edukatif, dan terkoordinasi di setiap lokasi.

Menanamkan Disiplin Sejak Fase Awal

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa keterlibatan para taruna menjadi kunci dalam membangun karakter siswa Sekolah Rakyat, terutama pada masa awal tahun ajaran. Ia menyampaikan hal tersebut di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, didampingi Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico.

“Kami ingin menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepemimpinan sejak dini melalui pendekatan yang akrab dan penuh keteladanan,” ujar Gus Ipul.

Pendekatan Edukatif di Setiap Sekolah

Program pendampingan ini dirancang agar para taruna tidak hanya menjadi figur pembina, tetapi juga rekan yang mampu menggugah semangat belajar siswa. Di setiap Sekolah Rakyat, para taruna akan menggelar berbagai aktivitas pembentukan karakter, mulai dari latihan baris-berbaris, sesi kepemimpinan sederhana, hingga diskusi motivasi yang disesuaikan dengan usia peserta didik.

Dengan melibatkan taruna yang masih berusia muda, Kemensos ingin menghadirkan komunikasi yang lebih cair sehingga pesan-pesan positif dapat terserap dengan baik. Sementara itu, kehadiran perwira pendamping dari TNI dan Polri menjamin setiap kegiatan berlangsung sesuai tata tertib dan protokol keamanan yang telah ditetapkan.

Sinergi Lintas Sektor untuk Generasi Emas

Ke-178 titik Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh provinsi menjadi sasaran utama penguatan karakter pada tahun ini. Panitia pusat masih melakukan pemetaan akhir agar distribusi taruna merata, dengan perhatian khusus pada wilayah terpencil yang membutuhkan pendampingan lebih intensif.

Gus Ipul menambahkan, kolaborasi antara Kemensos, TNI, dan Polri dalam program ini adalah wujud nyata sinergi lintas sektor untuk menyiapkan generasi emas Indonesia. “Kami ingin anak-anak di Sekolah Rakyat tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga tangguh mental dan berkarakter kuat,” pungkasnya.

Dengan dukungan ribuan taruna dan ratusan perwira pendamping, Kemensos optimistis program kakak asuh ini akan menjadi fondasi kokoh bagi pembentukan karakter siswa Sekolah Rakyat di masa mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
suwandi-tan

Editor Bisnis. Editor isu korporasi, M&A, dan sektor riil.

Comments (0)

User