Vancouver, Terdepan.id – Tim nasional Mesir memulai petualangan mereka di Piala Dunia 2026 dengan langkah meyakinkan. Bermain di hadapan puluhan ribu penonton di BC Place Stadium, Senin (22/6) pagi WIB, The Pharaohs menundukkan Selandia Baru dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga perdana Grup G. Dua gol kemenangan Mesir tercipta berkat kontribusi langsung duo andalan mereka, Mohamed Salah dan Mostafa Zico, yang menjadi pusat selebrasi di tengah lapangan setelah membobol gawang lawan.

Pertandingan yang berlangsung dalam suhu sejuk khas musim panas Vancouver itu sejak awal dikuasai oleh pasukan Hossam Hassan. Mesir tampil dominan dengan p

Jul 08, 2026 - 01:14
0 0
Vancouver, Terdepan.id  – Tim nasional Mesir memulai petualangan mereka di Piala Dunia 2026 dengan langkah meyakinkan. Bermain di hadapan puluhan ribu penonton di BC Place Stadium, Senin (22/6) pagi WIB, The Pharaohs menundukkan Selandia Baru dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga perdana Grup G. Dua gol kemenangan Mesir tercipta berkat kontribusi langsung duo andalan mereka, Mohamed Salah dan Mostafa Zico, yang menjadi pusat selebrasi di tengah lapangan setelah membobol gawang lawan.

Pertandingan yang berlangsung dalam suhu sejuk khas musim panas Vancouver itu sejak awal dikuasai oleh pasukan Hossam Hassan. Mesir tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 62 persen. Namun, rapatnya pertahanan Selandia Baru yang dikomandoi kapten Winston Reid sempat membuat lini depan Mesir frustrasi selama setengah jam pertama. Peluang emas baru hadir pada menit ke-33 ketika umpan terobosan Trezeguet berhasil dituntaskan oleh Mohamed Salah melalui sontekan kaki kiri yang mengecoh kiper Oli Sail. Gol pembuka itu langsung memicu perayaan penuh emosi dari Salah yang berlari ke sudut lapangan sambil diikuti oleh Zico dan rekan-rekan lainnya.

Momen Ikonik: Ketika Zico Menggandakan Keunggulan

Jika gol pertama lahir dari sentuhan magis sang bintang Liverpool, maka gol kedua menjadi panggung bagi Mostafa Zico. Bek kanan yang juga bermain untuk Al Ahly itu menunjukkan naluri mencetak gol yang tajam. Berawal dari skema tendangan bebas pada menit ke-57, bola liar di kotak penalti Selandia Baru berhasil disambar Zico dengan sepakan voli mendatar dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras dan tidak terjangkau oleh kiper Sail. Selebrasi kali ini terasa lebih liar—Zico berlari menuju Salah, dan keduanya saling berpelukan di depan bench pemain cadangan, menciptakan momen yang dengan cepat diabadikan oleh para fotografer di tepi lapangan.

“Saya sangat senang bisa mencetak gol di laga sebesar ini. Ini bukan hanya tentang saya, tapi tentang seluruh tim. Kami bekerja keras dan hasilnya pantas kami dapatkan. Selebrasi dengan Mo (Salah) adalah spontan, karena dia adalah saudara saya di dalam dan luar lapangan,” ujar Zico dalam jumpa pers usai pertandingan, dikutip oleh laporan redaksi Terdepan.id.

Dokumentasi foto yang beredar dan diterima redaksi dari lapangan menunjukkan betapa lepasnya ekspresi kedua pemain. Salah, yang selama ini dikenal sebagai ikon sepak bola dunia, terlihat memberikan isyarat semangat kepada suporter Mesir yang memadati salah satu sudut tribun BC Place. Gambar tersebut juga menjadi bukti kekompakan skuad Mesir yang musim ini dibebani ekspektasi tinggi untuk melampaui pencapaian babak 16 besar di Piala Dunia 2022 silam.

Reaksi Pelatih dan Rencana ke Depan

Pelatih Hossam Hassan memuji penampilan anak asuhnya, terutama dalam mengatasi pertahanan fisik Selandia Baru. “Kami tahu Selandia Baru tim yang solid dan berpostur tinggi. Tapi kami punya kecepatan dan kreativitas di lini depan. Gol pertama membuka jalan, dan gol kedua mematikan perlawanan mereka. Saya bahagia untuk Salah dan Zico—mereka adalah pemimpin di tim ini,” kata Hassan, yang juga merupakan legenda sepak bola Mesir.

Kemenangan ini menempatkan Mesir di posisi kedua Grup G sementara, di bawah Rusia yang sehari sebelumnya menang telak atas Jamaika. Dengan masih menyisakan dua pertandingan krusial melawan Rusia dan Jamaika, peluang Mesir untuk melaju ke babak 16 besar sangat terbuka. Salah, yang kini telah mengoleksi 14 gol di sepanjang partisipasinya di Piala Dunia, menegaskan bahwa timnya tidak akan terlena. “Ini baru awal. Kami harus fokus untuk pertandingan berikutnya. Grup ini belum selesai,” tegas Salah kepada awak media.

Di sisi lain, kekalahan ini memperumit posisi Selandia Baru yang harus segera bangkit jika ingin mempertahankan asa lolos. Pelatih mereka, interim coach Des Buckingham, mengakui keunggulan Mesir dan berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh. Malam di Vancouver itu, senyum lebar Salah dan Zico dalam selebrasinya seolah menjadi simbol bahwa ambisi Mesir di Piala Dunia 2026 bukan sekadar mimpi—melainkan misi yang tengah dijalani dengan penuh determinasi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User