Comeback Dramatis, Argentina Lolos ke Perempat Final usai Singkirkan Mesir

Oleh: Kontributor Terdepan.id Atlanta, Terdepan.id — Tim nasional Argentina menunjukkan mental juara sejati dengan melakukan comeback dramatis untuk menyi

Jul 08, 2026 - 01:19
0 0
Comeback Dramatis, Argentina Lolos ke Perempat Final usai Singkirkan Mesir

Oleh: Kontributor Terdepan.id

Atlanta, Terdepan.id — Tim nasional Argentina menunjukkan mental juara sejati dengan melakukan comeback dramatis untuk menyingkirkan Mesir 3-2 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Georgia, Selasa (7/7/2026) malam WIB. Sempat tertinggal dua gol di babak pertama, La Albiceleste bangkit lewat aksi gemilang Lionel Messi dan rekan-rekan untuk memastikan satu tempat di perempat final.

Sejak peluit tanda mulai pertandingan dibunyikan, Mesir tampil mengejutkan dengan serangan-serangan cepat yang merepotkan barisan pertahanan Argentina. Publik sepak bola dunia terhenyak ketika Mohamed Salah membuka keunggulan pada menit ke-12. Menerima umpan terobosan dari Omar Marmoush, Salah melewati dua bek Argentina dan melepaskan tembakan rendah yang tak mampu dijangkau kiper Emiliano Martínez. Skor 1-0 untuk Mesir.

Argentina berusaha merespons melalui kombinasi Messi dan Julián Álvarez, namun lini tengah Mesir yang digalang Mohamed Elneny mampu memutus aliran bola. Petaka kembali datang bagi tim asuhan Lionel Scaloni pada menit ke-28. Kembali Marmoush menjadi kreator dengan mengirim umpan silang matang dari sisi kiri yang disundul keras oleh Ahmed Hassan Kouka. Bola menghunjam deras ke pojok kanan gawang Martínez, menggandakan keunggulan Mesir menjadi 2-0. Atlanta bergemuruh oleh sorak-sorai pendukung tim Afrika yang hadir dalam jumlah besar.

Tertinggal dua gol, Argentina tak punya pilihan selain menekan habis-habisan di sisa babak pertama. Namun, kokohnya bek Ahmed Hegazy dan kiper Mohamed El Shenawy membuat upaya Messi dan Ángel Di María selalu kandas. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum, membuat langkah juara bertahan Piala Dunia 2022 itu berada di ujung tanduk.

Memasuki babak kedua, Scaloni melakukan penyesuaian taktik dengan menarik keluar gelandang bertahan dan memasukkan pemain lebih ofensif, Alejandro Garnacho. Perubahan ini langsung meningkatkan daya gedor Argentina. Menit ke-55, momen titik balik terjadi. Messi yang dijatuhkan di luar kotak penalti maju sebagai eksekutor tendangan bebas. Dengan khas kaki kirinya, sang kapten melepaskan bola melengkung indah ke pojok kanan atas gawang El Shenawy. Gol indah ini memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 dan membakar semangat tim.

Setelah gol tersebut, Argentina terus menggempur pertahanan Mesir. Serangan demi serangan dilancarkan hingga akhirnya pada menit ke-68, umpan silang mendatar Garnacho dari kiri berhasil dituntaskan Álvarez dengan sontekan tajam di depan gawang. Kedudukan imbang 2-2 membuat tensi pertandingan kian memanas.

Mesir yang mulai kelelahan kerap mengandalkan serangan balik, namun kali ini lini belakang Argentina yang dikawal Cristian Romero dan Lisandro Martínez tampil solid. Ketika pertandingan tampak akan menuju babak tambahan, Argentina mencetak gol kemenangan di menit 90+3. Sebuah sepak pojok dikirim Di María, bola sempat mengenai pemain Mesir dan jatuh di kaki Giovani Lo Celso yang langsung melepaskan tendangan voli mendatar dari luar kotak penalti. Bola bersarang ke pojok kiri bawah gawang, memastikan comeback sempurna Argentina dengan skor akhir 3-2.

“Kami tidak pernah berhenti percaya. Meskipun tertinggal dua gol, kami tahu ada waktu untuk membalikkan keadaan. Ini adalah kemenangan bagi seluruh rakyat Argentina, yang tidak pernah lelah mendukung kami,” ujar Messi seusai pertandingan kepada awak media.

Pelatih Lionel Scaloni tak bisa menyembunyikan rasa harunya. “Karakter pemain luar biasa. Mereka menunjukkan mengapa kami adalah juara dunia. Saya sangat bangga,” katanya dalam konferensi pers. Sementara itu, pelatih Mesir, Rui Vitória, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya meski harus menerima kekalahan pahit. “Kami memberikan segalanya, tapi pengalaman Argentina di momen-momen krusial jadi pembeda,” ungkapnya.

Dengan hasil ini, Argentina mengamankan langkah ke perempat final dan akan menantang pemenang laga antara Belanda dan Jepang yang baru akan bertanding keesokan harinya. Pertandingan di Atlanta ini menjadi salah satu laga paling dramatis dalam sejarah Piala Dunia 2026, menegaskan bahwa daya juang Argentina belum padam dalam perburuan gelar juara dunia kedua secara beruntun.

Stadion Mercedes-Benz yang dipadati lebih dari 71 ribu penonton menjadi saksi bisu keajaiban sepak bola. Para pendukung Argentina yang sempat terdiam di babak pertama, akhirnya bernyanyi dan menari sepanjang malam di jalanan Atlanta, merayakan malam yang akan dikenang dalam sejarah panjang La Albiceleste.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User