Belgia Gilas Amerika Serikat dan Tantang Spanyol

Seattle, Terdepan.id — Tim nasional Belgia tampil perkasa saat membungkam tuan rumah Amerika Serikat dengan skor telak 4-1 pada babak 16 besar Piala Dunia

Jul 08, 2026 - 01:05
0 0
Belgia Gilas Amerika Serikat dan Tantang Spanyol

Seattle, Terdepan.id — Tim nasional Belgia tampil perkasa saat membungkam tuan rumah Amerika Serikat dengan skor telak 4-1 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Lumen Field, Seattle, Senin (6/7) malam waktu setempat. Kemenangan ini memastikan langkah Setan Merah ke perempat final untuk menantang Spanyol yang beberapa jam sebelumnya menyingkirkan Kroasia lewat adu penalti.

Pertandingan yang disaksikan hampir 69.000 penonton itu sejak awal sudah berada dalam kendali Belgia. Meski Amerika Serikat mencoba tampil agresif dengan dukungan publik sendiri, lini tengah Belgia yang dikomandoi Kevin De Bruyne dan Amadou Onana terlalu solid untuk ditembus. Belgia membuka keunggulan pada menit ke-23 lewat sontekan Romelu Lukaku memanfaatkan umpan silang terukur Jeremy Doku dari sisi kiri. Lukaku yang lolos dari kawalan bek Cameron Carter-Vickers dengan dingin menaklukkan kiper Matt Turner.

Keunggulan itu menggandakan tekanan bagi Amerika Serikat. Pasukan asuhan Jesse Marsch berusaha membalas lewat akselerasi Christian Pulisic dan Timothy Weah, namun selalu kandas di kaki para bek Belgia, terutama Wout Faes dan Zeno Debast yang bermain disiplin. Di bawah mistar, Thibaut Courtois menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kiper terbaik dunia. Pada menit ke-34, Courtois melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis tembakan jarak dekat Pulisic yang sudah berdiri bebas di muka gawang. Tak lama berselang, ia kembali menggagalkan sundulan Folarin Balogun dari situasi sepak pojok. Momen-momen tersebut menjadi titik balik yang kian mematahkan semangat tim tuan rumah.

Unggul satu gol di babak pertama, Belgia tidak mengendurkan intensitas serangan. Hasilnya, pada menit ke-52, Leandro Trossard menggandakan kedudukan usai menyelesaikan kerja sama satu-dua ciamik dengan De Bruyne di kotak penalti. Gol ketiga lahir dari kaki Youri Tielemans lewat tendangan spekulasi di luar kotak penalti yang membentur tiang lalu bersarang ke gawang tanpa bisa diantisipasi Turner. Amerika Serikat sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-68 melalui sepakan jarak jauh Yunus Musah yang mengenai kaki Faes dan mengubah arah bola, namun harapan itu langsung padam dua menit kemudian saat Lukaku mencetak gol keduanya sekaligus menutup pesta Belgia menjadi 4-1.

“Kami menunjukkan identitas sepak bola Belgia malam ini. Disiplin, sabar, dan tajam di saat yang tepat. Courtois juga layak disebut sebagai pemain terbaik pertandingan atas penyelamatan-penyelamatan yang menyelamatkan kami di saat krusial,” ujar pelatih Belgia, Domenico Tedesco, dalam konferensi pers usai laga.

Statistik laga memperlihatkan Belgia unggul dalam penguasaan bola (57 persen berbanding 43 persen) serta melepaskan delapan tembakan tepat sasaran dari 15 percobaan, sedangkan Amerika Serikat hanya mencatatkan empat tembakan ke gawang kendati total melepaskan 14 tembakan. Solidnya pertahanan Belgia dan ketenangan Courtois menjadi pembeda utama yang membuat publik tuan rumah harus gigit jari.

Dengan hasil ini, Belgia akan melakoni duel berat melawan Spanyol di babak perempat final yang dijadwalkan berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Sabtu (11/7). Spanyol yang sukses menaklukkan Kroasia 5-4 lewat tos-tosan setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal dan perpanjangan, dipastikan akan menjadi lawan sepadan bagi skuad bintang Belgia. Pertemuan ini sekaligus membuka peluang revans Belgia atas Spanyol yang mengalahkan mereka di babak yang sama pada Piala Dunia 2010.

Bagi Amerika Serikat, kekalahan ini mengakhiri perjalanan sebagai tuan rumah yang gagal melampaui capaian babak 16 besar seperti edisi 1994 dan 2022. Pelatih Jesse Marsch mengakui timnya masih harus banyak belajar untuk bersaing di level elite. “Kami memberikan segalanya, tapi Belgia memang kelasnya di atas kami malam ini. Ini pelajaran mahal, tapi penting untuk masa depan,” tutur Marsch. Sementara itu, Belgia terus menjaga asa meraih trofi Piala Dunia pertamanya di tahun 2026 ini.

Laporan: kontributor Terdepan.id di Seattle

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User